Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Citizen Journalist

Sirkuit Motor Cross di Citeureup Diprotes

badge-check

WARGA  Kampung Lio Baru RT 02 dan 05 Rw 06 Desa Sanja Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor  menolak areal di wilayahnya yang digunakan sirkuit Motor Cross milik Pt Murni Cahaya Pratama. Warga menolak lantaran  menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Warga juga menduga  izin yang dikeluarkan Pemerintah Desa tersebut palsu .Warga juga  mempersoalkan surat persetujuan warga atas Proyek Pembangunan Sirkuit Moto Cross. Pasalnya ada  point pernyataan dari perusahaan yang bertolak belakang dengan warga. Yakni  pihak perusahan  akan memberikan subsidi atau sembako setiap ada kegiatan.

Namun warga meminta pemberian sembako tersebut diberikan setiap bulannya atau setiap ada kegiatan moto cross kepada lingkungan setempat.

Topan menambahkan,warga  menolak adanya tempat sirkuit moto cross di kampungnya, karena  merasa dibohongi pemerintah setempat.
Awalnya perijinan diperuntukan sebagai perataan tanah,tapi pada kenyataannya di pakai untuk sirkuit moto cross,dan warga merasa tertipu dengan pihak desa maupun pt.bahkan warga sama sekali tidak mendapatkan kompensasi.

Hal serupa   dikatakan Tatang Koswara (50) tokoh masyarakat setempat.

“Izin yang diajukan ke warga hanya untuk meratakan tanah ,tapi dalam pelaksanaannya dibangun sirkuit motor cross yang belum ada izin hingga sampai saat ini. Dan jika memang sekarang sudah ada izin dasarnya dari mana, karena dari tanda tangan warga sebagian besar perempuan tanpa sepengetahuan suaminya dan sebagian kecil  dipalsukan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan,pemerintah Desa melalui Sekdes maupun Kepala Desa bahkan camat, enggan memberikan keterangan. AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Trending on Kabar Bogor