Menu ✖

Dark Mode
Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Kabar Dunia

Paduan Suara Sekolah Tampil Telanjang, Pemerintah Afrika Selatan Berang

badge-check


					Paduan Suara Sekolah Tampil Telanjang, Pemerintah Afrika Selatan Berang Perbesar

SEBUAH penampilan paduan suara “telanjang” oleh sekelompok siswi di Afrika Selatan, membuat menteri pendidikan setempat memerintahkan penyelidikan darurat.
Menteri Pendidikan Afrika Selatan, Angie Motshekga, mengaku sangat kecewa setelah melihat rekaman para gadis suku Xhosa tampil hanya mengenakan celemek kecil, yang dikenal sebagai “inkciyo”, tanpa mengenakan atasan sama sekali.
Mengutip laporan BBC pada Jumat (1/6/2018), Menteri Motshekga menyebut penampilan tersebut sebagai penghinaan terhadap nllai-nilai budaya luhur Afrika Selatan.
Namun, pelatih paduan suara tersebut membantah tudingan penghinaan, dan justru mengaku bangga
terhadapnya.
Menurut situs Daily Dispatch, guru yang tidak disebutkan namanya mengatakan: “Kami bangga dengan tradisi Xhosa kami. Kami bangga dengan “inkciyo”, Kami bangga dengan para wanita dan gadis Xhosa.”
Untuk diketahui, Xhosa merupakan kelompok etnis terbesar kedua di Afrika Selatan saat ini.
Rekaman video tentang penampilan kontroversial di tengah kompetisi di Mthatha, di Eastern Cape, muncul pada awal pekan ini, yang menunjukkan gadis-gadis menari di panggung dengan payudara dan bokong dibiarkan terbuka.
Penampilan tersebut baru menjadi masalah ketika didengar kabarnya oleh Menteri Pendidikan Dasar Afrika Selatan.
“Ini benar-benar tidak pantas bagi para pendidik dan mereka seharusnya tahu lebih baik, daripada mengekspos gadis-gadis remaja untuk eksploitasi berlebihan,” ujar salah seorang pejabat Kementerian Pendidikan setempat, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita AFP.
“Tidak ada yang salah untuk bangga dengan warisan budaya Anda, tetapi sama sekali tidak perlu bagi anak-anak ini untuk tampil telanjang bulat. Ini adalah penghinaan dan bertentangan dengan nilai-nilai budaya kita,” ujar Menteri Motshekga.
***
Sumber : BBC
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia