Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Dunia

Paduan Suara Sekolah Tampil Telanjang, Pemerintah Afrika Selatan Berang

badge-check


					Paduan Suara Sekolah Tampil Telanjang, Pemerintah Afrika Selatan Berang Perbesar

SEBUAH penampilan paduan suara “telanjang” oleh sekelompok siswi di Afrika Selatan, membuat menteri pendidikan setempat memerintahkan penyelidikan darurat.
Menteri Pendidikan Afrika Selatan, Angie Motshekga, mengaku sangat kecewa setelah melihat rekaman para gadis suku Xhosa tampil hanya mengenakan celemek kecil, yang dikenal sebagai “inkciyo”, tanpa mengenakan atasan sama sekali.
Mengutip laporan BBC pada Jumat (1/6/2018), Menteri Motshekga menyebut penampilan tersebut sebagai penghinaan terhadap nllai-nilai budaya luhur Afrika Selatan.
Namun, pelatih paduan suara tersebut membantah tudingan penghinaan, dan justru mengaku bangga
terhadapnya.
Menurut situs Daily Dispatch, guru yang tidak disebutkan namanya mengatakan: “Kami bangga dengan tradisi Xhosa kami. Kami bangga dengan “inkciyo”, Kami bangga dengan para wanita dan gadis Xhosa.”
Untuk diketahui, Xhosa merupakan kelompok etnis terbesar kedua di Afrika Selatan saat ini.
Rekaman video tentang penampilan kontroversial di tengah kompetisi di Mthatha, di Eastern Cape, muncul pada awal pekan ini, yang menunjukkan gadis-gadis menari di panggung dengan payudara dan bokong dibiarkan terbuka.
Penampilan tersebut baru menjadi masalah ketika didengar kabarnya oleh Menteri Pendidikan Dasar Afrika Selatan.
“Ini benar-benar tidak pantas bagi para pendidik dan mereka seharusnya tahu lebih baik, daripada mengekspos gadis-gadis remaja untuk eksploitasi berlebihan,” ujar salah seorang pejabat Kementerian Pendidikan setempat, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita AFP.
“Tidak ada yang salah untuk bangga dengan warisan budaya Anda, tetapi sama sekali tidak perlu bagi anak-anak ini untuk tampil telanjang bulat. Ini adalah penghinaan dan bertentangan dengan nilai-nilai budaya kita,” ujar Menteri Motshekga.
***
Sumber : BBC
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia