Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Kabar Dunia

Unik, Sapi Betina di Skotlandia Pakai Bra Manusia

badge-check


					Unik, Sapi Betina di Skotlandia Pakai Bra Manusia Perbesar

PETANI di Skotlandia memakaikan bra pada sapi betinanya. Ia tak membuat kutang khusus untuk hewan-hewan ternaknya, melainkan menggunakan pakaian dalam milik manusia yang sudah tak dipakai.
Jangan salah sangka, apa yang ia lakukan bukan untuk bikin lelucon, tapi ada tujuannya. Petani itu, Donald Ross menceritakan, seorang tetangganya mengamati bahwa salah satu anak sapinya tak bisa mengakses dan menyusu dari bagian belakang ambing induknya. Ambing adalah kelenjar dalam payudara yang mengeluarkan air susu.
Sapi kecil itu pun merasa lebih mudah untuk menyusu dari puting depan induknya. Kondisi itu menyebabkan menyebabkan tekanan di bagian belakang.
Seperti dikutip dari BBC News, Sabu (12/5/2018), bra tua kemudian dipakaikan ke induk sapi, agar ambingnya tak meradang akibat kondisi yang disebut mastitis.
Mastitis adalah infeksi pada satu atau lebih saluran payudara, yang bisa menyebabkan rasa sakit yang parah. Kondisi yang kerap dirasakan ibu menyusui ternyata juga bisa dirasakan induk sapi.
Bra bisa digunakan untuk mengurangi tekanan para ambing. Agar rasa sakit yang dirasakan induk-induk sapi bisa berkurang.
Donald Ross mengaku telah membagikan idenya itu ke komunitasnya di wilayah pertanian. Ternyata, tak hanya sapi yang terbantu. Pemakaian bra tersebut juga menghibur para manusia.
“Di Skotlandia, kami baru saja melalui musim dingin yang parah. Namun, dengan itu, kami bisa mempertahankan selera humor,” kata dia.
Ross menambahkan, bra dipilih karena mempertimbangkan kenyamanan induk sapi. “Kainnya lembut dan dilengkapi tali yang elastis,” kata dia.
Sebenarnya kambing tersebut bisa diperah dengan tangan manusia, untuk mengurangi tekanan. Namun, cara itu berisiko.
“Hal itu bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada induk sapi. Ia bisa saja menendang-nendang dan membuat pemerahnya cedera,” tambah Ross.
***
Sumber :  BBC News
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia