Menu

Dark Mode
Maling Kabur Pakai Taksi Robot Waymo, Sudah 6 Bulan Belum Tertangkap Ketika Sang Bapak AI Malah Cerita Seram Sambil Kasih Peringatan Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini Komdigi Tegaskan Aturan Pembatasan Akses Medsos Anak Bukan Larangan Pria Jarang Bergerak Rentan Alami Gangguan Saluran Kemih Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

Kabar Bogor

Keren, Bapenda Targetkan 2 Miliar dalam 2 Hari dari PBB-P2

badge-check


					Keren, Bapenda Targetkan 2 Miliar dalam 2 Hari dari PBB-P2 Perbesar

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor tak tanggung-tanggung dalam menargetkan raihan PAD (pendapatan asli daerah) dari pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PPB P2) tahun 2018 dalam dua hari selama pekan panutan berjalan (7-8 Mei) di pelataran Balaikota Bogor.

Menurut Pelaksana tugas Kepala Bapenda Kota Bogor An an Andri Hikmat, kegiatan tersebut dimaksud agar Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor menjadi panutan sekaligus mengajak masyarakat dalam membayar pajak lebih awal sebelum jatuh tempo.

“Ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat selaku ASN, selaku pengusaha dalam membayar pajak sebelum jatuh tempo. Kita berharap masyarakat bisa ikut membayar PBB di pekan panutan ini,” kata An an.

Menurut An an, beda dengan biasanya di pekan panutan ini para wajib pajak akan mendapatkan berbagai doorprize yang menarik dengan catatan sesuai besaran pembayaran PBB.

Bapenda mematok untuk target pendapatan dari sektor PBB dalam pelaksanaan pekan panutan selama 2 hari bisa mencapai Rp2 miliar. “Target ini didapat dari ASN, pengusaha dan masyarakat. Mudah-mudahan bisa tercapai,” imbuh An an.

Diungkapkan olehnya, sejauh ini kendala dihadapinya sehingga berdampak pada pengurangan target adalah banyaknya data-data PBB P2 yang diserahkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah Kota Bogor beberapa tahun lalu, tidak benar.

“Oleh karenanya tadi sampaikan tingkat kepatuhan wajib pajak baru 65 persen. Upaya kita adalah cleansing data PBB agar tunggak-tunggakan sudah tidak ada di lapangan. Sekarang sedang diproses 258 ribu wajib pajak di tahun ketiga untuk kepastian objek dan subjeknya. Jika tidak ada akan dihapuskan nanti di tahun 2019,” papar dia.

Sementara tahun ini, Bapenda menerbitkan sejumlah 258 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Tertuang (SPPT) PBB P2 dengan jumlah penerimaan sebesar Rp137 miliar. “Tapi target kami hanya sebesar Rp117 miliar, karena yang Rp20 miliar setelah diverifikasi di lapangan itu tidak ada,”ujarnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Hari Jadi Bogor, Ruang Riung Reang Karinding #2 Hidupkan Tradisi Sunda di Alam Terbuka 

31 May 2026 - 18:50 WIB

Wakil Wali Kota Bogor Main Api

30 May 2026 - 20:06 WIB

Cetak Pemimpin Hebat, Pramuka Kota Bogor Gelar Dianpinsat

30 May 2026 - 19:00 WIB

Dua Dekade TDA, Fashion and Culinary Fair Digelar

30 May 2026 - 18:38 WIB

Trending on Kabar Bogor