Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Keren, Bapenda Targetkan 2 Miliar dalam 2 Hari dari PBB-P2

badge-check


					Keren, Bapenda Targetkan 2 Miliar dalam 2 Hari dari PBB-P2 Perbesar

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor tak tanggung-tanggung dalam menargetkan raihan PAD (pendapatan asli daerah) dari pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PPB P2) tahun 2018 dalam dua hari selama pekan panutan berjalan (7-8 Mei) di pelataran Balaikota Bogor.

Menurut Pelaksana tugas Kepala Bapenda Kota Bogor An an Andri Hikmat, kegiatan tersebut dimaksud agar Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor menjadi panutan sekaligus mengajak masyarakat dalam membayar pajak lebih awal sebelum jatuh tempo.

“Ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat selaku ASN, selaku pengusaha dalam membayar pajak sebelum jatuh tempo. Kita berharap masyarakat bisa ikut membayar PBB di pekan panutan ini,” kata An an.

Menurut An an, beda dengan biasanya di pekan panutan ini para wajib pajak akan mendapatkan berbagai doorprize yang menarik dengan catatan sesuai besaran pembayaran PBB.

Bapenda mematok untuk target pendapatan dari sektor PBB dalam pelaksanaan pekan panutan selama 2 hari bisa mencapai Rp2 miliar. “Target ini didapat dari ASN, pengusaha dan masyarakat. Mudah-mudahan bisa tercapai,” imbuh An an.

Diungkapkan olehnya, sejauh ini kendala dihadapinya sehingga berdampak pada pengurangan target adalah banyaknya data-data PBB P2 yang diserahkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah Kota Bogor beberapa tahun lalu, tidak benar.

“Oleh karenanya tadi sampaikan tingkat kepatuhan wajib pajak baru 65 persen. Upaya kita adalah cleansing data PBB agar tunggak-tunggakan sudah tidak ada di lapangan. Sekarang sedang diproses 258 ribu wajib pajak di tahun ketiga untuk kepastian objek dan subjeknya. Jika tidak ada akan dihapuskan nanti di tahun 2019,” papar dia.

Sementara tahun ini, Bapenda menerbitkan sejumlah 258 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Tertuang (SPPT) PBB P2 dengan jumlah penerimaan sebesar Rp137 miliar. “Tapi target kami hanya sebesar Rp117 miliar, karena yang Rp20 miliar setelah diverifikasi di lapangan itu tidak ada,”ujarnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor