Menu

Dark Mode
Hari Bhayangkara Ke-80, Dedie Rachim Apresiasi Polresta Bogor Kota Rakernas APEKSI, Momentum Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi dan Promosikan Potensi Daerah Cek Progres Jembatan Paledang–Pasir Jaya, JM: Pembangunan Berjalan Positif Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena? Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan?

Kabar Lifestyle

Mengapa Wanita Gemar Selfie Seksi? Ini Kata Ilmuwan

badge-check


					Mengapa Wanita Gemar Selfie Seksi? Ini Kata Ilmuwan Perbesar

APA yang Anda pikirkan ketika melihat wanita muda memposting foto-foto selfie atau swafoto provokatif mereka di media sosial?

Apakah Anda berpikir bahwa para wanita itu sedang dieksploitasi, sedang merendahkan diri sendiri, atau bahwa mereka memang memiliki harga diri yang rendah?

Seorang akademisi di Sydney, Dr Khandis Blake, berpendapat bahwa wanita yang memposting selfie seksi sering disalahartikan dan manfaat perbuatan itu diabaikan.

Psikolog sosial di Universitas NSW ini meneliti hubungan antara prevalensi selfie seksi, ketimpangan pendapatan dan ketidaksetaraan gender, demikian dikutip dari laman AustralianPlus Indonesia, Rabu (18/4/2018).

“Salah satu cara mengartikan narsis yaitu sesuatu yang dilakukan wanita ketika mereka dipaksa melakukan mengeksploitasi tubuh mereka secara seksual,” kata Dr Blake kepada ABC Australia.

“Kita sering berpandangan tentang perilaku semacam ini bahwa mereka itu tidak berdaya. Bahwa wanita yang menjadikan Instagram, sebagai pekerjaan dengan banyak memajang selfie itu, hidupnya hampa dan mereka hanya narsistik,” ujarnya.

Dr Blake bersama timnya meneliti selfie dari para wanita di media sosial termasuk Instagram dan Twitter.

Mereka mengamati bagaimana aspek lingkungan sosial, ekonomi dan politik cenderung menunjukkan lebih banyak selfie seksi di lokasi tertentu dibandingkan lokasi lainnya.

“Idenya, dalam pandangan feminis, yaitu bahwa di tempat-tempat di mana wanita kurang kuat maka mereka melakukan lebih banyak selfie seksi,” katanya.

“Apa yang saya temukan yaitu selfie seksi paling cenderung tidak terjadi di lokasi di mana pengekangan jender merupakan permasalahan besar.

“Kita melihat lebih banyak selfie seksi di lokasi di mana banyak terjadi ketidaksetaraan pendapatan,” jelas Dr Blake.

Timnya mengamati tren selfie di 100 negara lebih, namun juga fokus pada data dari Amerika Serikat yang mengungkapkan ketimpangan pendapatan menjadi faktor signifikan.

“Tampaknya sangat banyak terjadi di negara-negara maju. Semakin tidak setara kota Anda, lingkungan Anda, negara Anda, semakin besar kemungkinan akan lebih banyak selfie seksi di situ,” ungkapnya.

Secara pribadi, Dr Blake menganggap masyarakat melihat fenomena selfie yang seksi secara hitam-putih.

Menurut dia foto-foto tersebut hanya satu cara bagi wanita untuk mendaki hierarki sosial, terutama bagi mereka yang menemukan cara untuk mengeruk keuntungan dari foto-foto mereka sebagai influencer media sosial.

“Jika memiliki satu juta follower di Instagram, Anda dapat menghasilkan ratusan ribu dolar untuk postingan yang ditata dengan baik,” katanya.

“Yang kita lupakan yaitu bahwa hal ini bisa menjadi strategi kompetitif dengan imbalan yang sangat besar,” tambah Dr Blake.

“Ketika seseorang menginvestasikan banyak waktu dan usaha dalam pendidikan sehingga kelak mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri, kita tidak melihat hal ini sebagai narsistik,” katanya.

“Namun jika seseorang menginvestasikan banyak waktu, usaha dan sumber daya untuk memiliki brand online dan menghasilkan uang dalam jumlah besar, kita menganggapnya narsistik,” ujarnya.

“Toh akhirnya keduanya dapat mencapai tujuan yang sama dengan cara berbeda,” tambah Dr Blake.

***

Sumber : AustralianPlus Indonesia

Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena?

1 July 2026 - 14:50 WIB

Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web

1 July 2026 - 14:45 WIB

Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan?

1 July 2026 - 14:41 WIB

Foto Awan Badai dari ISS Bikin Takjub, Ini Penjelasan Sainsnya

1 July 2026 - 14:37 WIB

Spam Komentar Judol Makin Marak di Medsos, Pakar Desak Platform Bertindak

1 July 2026 - 14:32 WIB

Trending on Kabar Lifestyle