Menu

Dark Mode
Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek Ramai Bill Gates dan Jeffrey Epstein Rencanakan Pandemi, Ini Faktanya Meta Dituduh Jadi Sarang Predator dan Eksploitasi Anak

Kabar Pendidikan

Kabupaten Bogor Harus Konsen Tingkatkan Anggaran Pendidikan

badge-check


					Kabupaten Bogor Harus Konsen Tingkatkan Anggaran Pendidikan Perbesar

Staff khusus menteri pendidikan nasional, Fajar Riza Ul Haq, menyesalkan adanya penurunan anggaran di sektor pendidikan yang terjadi di Kabupaten Bogor. Hal itu disampaikan dihadapan pewarta dalam acara media gathering, di RM Leuit Ageng, Senin (16/4/2018).

Bakal Calon Legislatif DPR RI, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan, dengan adanya kewajiban proporsi anggaran 20 persen dari APBN, seharusnya dapat diikuti ditingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

“Menyinggung anggaran di Kabupaten Bogor yang hanya 8,7 persen dari total APBD yang dikelola, hal itu terlihat sangat timpang.2017 lalu sempat di singgung oleh Pak Muhadjir (Menteri Pendidikan,red) terkait pendidikan Kabupaten Bogor yang dalam tanda kutip terbelakang. Hal ini seharusnya menjadi acuan bagi Pemkab Bogor untuk meningkatkan hal tersebut,” jelas Fajar.

Penulis buku membela islam membela kemanusiaan itu mengatakan, dari data alokasi anggaran pendidikan di APBD Kabupaten Bogor, terdapat trend penurunan pada 3 tahun belakang. Tercatat, pada 2015 untuk pendidikan dialokasikan 15,9%, 2016 menurun 15,1% dan 2017 alokasi pendidikan seperti terjun bebas turun ke angka 8,7%.

“Dengan adanya trend penurunan alokasi dana pendidikan tersebut, Saya melihat komitmen politik anggaran di kab bogor, masih perlu di tingkatkan khususnya di bidang pendidikan. Itu terlihat serapan anggaran ke masyarakat yang tidak optimal, hingga alokasi untuk pendidikan setiap tahun terus menurun,” tuturnya.

Terlebih lagi, mantan direktur Ma’arif Institute itu menjelaskan, dari 9 anggota DPR RI yang tidak ada satupun aleg yang berada di komisi X ataupun VIII yang menangani pendidikan atau infrastruktur yang seolah menjadi PR bersama.

“Saat ini, saya berada di eksekutif sebagai staff khusus Mendikbud. Semoga 2019 nanti saya terpilih agar dapat fokus dalam meningkatkan pembangunan dan pendidikan di Kabupaten Bogor,” tutuupnya.

Reporteryudibudiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cakupan JKN di Atas 98 Persen, Pemkot Bogor Raih UHC Award 2026

27 January 2026 - 20:44 WIB

SDN Cimanggu dan Kencana 1 Diresmikan, Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

15 December 2025 - 17:38 WIB

Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Universitas Esa Unggul Hadir di Kelurahan Duri Kepa

8 December 2025 - 22:35 WIB

Baru Dilantik, Komite SMPN 22 Kota Bogor Gandeng PT AKB

15 November 2025 - 13:23 WIB

Sumpah Pemuda, Siswa PKBM Bakti Nusa Ramaikan Bumi Perkemahan Sukamantri

27 October 2025 - 19:03 WIB

Trending on Kabar Pendidikan