Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Kabar Dunia

Seni Gamelan dan Tari Nusantara Menuai Pujian di Vancouver

badge-check


					Seni Gamelan dan Tari Nusantara Menuai Pujian di Vancouver Perbesar

ADA yang berbeda pada Konser Gamelan Musim Semi di Kampus Simon Fraser University West Hasting, Vancouver. Derap langkah dinamis disertai yel-yel oleh belasan siswa School for Contemporary Arts pada Simon Fraser University merupakan langkah awal saat pembukaan Tari Topeaju dari Sulawesi Tengah.
Bentuk kesenian tersebut merupakan bagian dari Konser Gamelan Musim Semi yang diselenggarakan rutin setiap tahun oleh para siswa sebagai penutup mata kuliah Gamelan Jawa.
Dikutip dari laman Kemlu.go.id, Minggu (8/4/2018), menurut penuturan instruktur kelas gamelan, Sutrisno Hartana, kelas yang dimulai sejak Januari 2018 diikuti sebanyak 40 siswa.
Khusus untuk tahun ini, para siswa memperoleh kesempatan langka karena selain mempelajari Gamelan Jawa dan juga berkesempatan melakukan kolaborasi dengan seniman asal Palu, Smiet Abdul Hamid, yang pada tgl 21 Maret 2018 berkunjung ke SFU memberikan coaching clinic dan mengajarkan para siswa melakoni Tari Salonde dan Tari
Topeaju dari Sulawesi Tengah.
Konjen RI Vancouver saat pembukaan Konser Gamelan menyampaikan apresiasi kepada Sutrisno Hartana dan SFU selaku penyelenggara atas edukasi seni Gamelan Jawa kepada para siswa di Kanada.
Lebih lanjut Konjen RI juga memberikan penghargaan kepada para siswa atas ketekunan dan komitmen mereka mempelajari seni dan budaya Indonesia dan KJRI siap memfasilitasi apabila para siswa berniat untuk terus mendalami seni musik gamelan paska berakhirnya kelas mereka di bulan April.
Konser terbagi dalam 2 segmen yakni diawali dengan segmen Gamelan Jawa sebanyak 4 tembang dan diakhiri dengan 2 musik dan tari asal Sulawesi Tengah.
Gamelan musik Jawa menampilkan 4 (empat) tembang yakni Ladrang Jagung-Jagung, Ketawang Puspawarna dan Lancaran Gambuh Laras serta tembang kontemporer Gun-Jail.
Permainan gamelan disertai lantunan sinden oleh para siswa mengalun dengan lembut sehingga memukau sekitar 50 masyarakat setempat pemerhati gamelan yang menghadiri konser. Pada segmen kedua para siswa menampilkan musik dan Tari Salonde serta Topeaju yang bercorak dinamis dan mengundang tepuk tangan dari para penonton.
Khusus pada konser gamelan para tahun ini, Sutrisno Hartana menyiarkan secara live streaming acara konser kepada sekitar 150 kelompok gamelan dan seni budaya Indonesia di wilayah Amerika Utara, Eropa dan Australia.
Seniman Palu, Smiet Abdul Hamid, beserta Dewan Kesenian Palu turut menyaksikan koser melalui fasilitas video conference serta dapat berinteraksi langsung dengan para siswa saat mereka memainkan segmen musik dan Tari Sulawesi Tengah.
***
Sumber : kemenlu.go.id
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia