Menu ✖

Dark Mode
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor. Hapkido Kota Bogor Raih Medali di Kejurnas Nvidia Rilis OpenShell dan Sentry, Platform Pengaman Agen AI Nakal Denny Mulyadi Resmi Menutup Mayor’s Talk: Climate and Urban Resilience 2026 Peneliti Bor Lokasi Diduga Bahtera Nabi Nuh, Mata Bor Mendadak Pecah Kalah di Pengadilan, Meta Terancam Denda Rp 3.900 Triliun

Kabar Politik

Blusukan di Pasar Jambu Dua, Ru’yat Dapat Dukungan Pedagang

badge-check


					Blusukan di Pasar Jambu Dua, Ru’yat Dapat Dukungan Pedagang Perbesar

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSI) menyelenggarakan Urun Rembug Pedagang Pasar Tradisional Tentang Perda KTR Kota Bogor di aula gedung Pasar Warung Jambu, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (27/03/2018), berlangsung serius tapi santai. Kehadiran Calon Wali Kota Bogor, Achmad Ru’yat yang memaparkan visi misi dan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut, langsung mendapat dukungan dari pedagang.

“Saya tadi melihat dan mendengarkan langsung apa yang dipaparkan Pak Ru’yat itu bagus, solusinya juga bagus. Selama beliau bisa menyelesaikan dan membuat kebijakan yang pro rakyat, Insya Allah semua akan mendukung,” ucap salah satu pedagang rokok, Samsudin (43).

Sementara, Achmad Ru’yat mengatakan, Perda No. 12 tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) itu harus diefektifkan berupa sosialisasi dan pengawasan, agar Perda tersebut bagi para perokok aktif di tempat – tempat tertentu seperti di rumah sakit, sekolah, perkantoran dan tempat lainnya, tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat yang tidak merokok atau perokok pasif.

“Usulan baru terkait dengan perubahan raperda ini harus ditinjau secara yuridis, sosiologis dan psikologis masyarakat serta yang lebih penting adalah bagaimana Perda yang sudah ada itu diefektifkan terlebih dahulu, sehingga klausul yang terkait dengan pasar tradisional ini bisa dilakukan kajian yang lebih komprehensif, karena menyangkut hajat hidup ekonomi orang banyak dalam dunia usaha,” ungkap Achmad Ru’yat.

Pasangan RZ ingin memastikan, sambung Achmad Ru’yat, bagaimana pemerintah daerah berkewajiban untuk menciptakan suasana iklim usaha yang membuat gairah para pedagang.

“Saya melihat perlu adanya pembenahan sarana dan prasarana pasar, misal atap yang bocor sehingga membuat banjir. Jadi ini yang harus kita soroti di pasar tradisional, agar para pedagang mendapat kenyamanan dalam berusaha,” kata Achmad Ru’yat.

Untuk menggairahkan dan memajukan para pedagang di pasar pasar, Ru’yat memaparkan bahwa Pemerintah Kota Bogor kedepan harus mendorong agar PD Pasar Pakuan Jaya bekerja lebih keras lagi dalam memberikan pelayanan di pasar pasar, termasuk Disperindag yang harus lebih intensif rutin turun ke lapangan.

“Semuanya harus sinergis antara Pemkot Bogor dan PDPPJ, karena pasar ini dikelola oleh BUMD Pemkot Bogor. Pasangan RZ siap memajukan para pedagang dan menjadikan pasar tradisional lebih maju lagi. Untuk program terobosannya, kami sudah mempersiapkannya, tinggal direalisasikan setelah terpilih nanti,” pungkasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Lepas Delegasi PSM Agria Suara IPB ke Busan

26 September 2026 - 14:53 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

Trending on Kabar Politik