Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka

Kabar Politik

Ke Pasar Ciawi, Ridwan Kamil Diserbu Ibu-ibu

badge-check


					Ke Pasar Ciawi, Ridwan Kamil Diserbu Ibu-ibu Perbesar

Ada-ada saja tingkah warga  kepada calon kepala daerah saat kampanye. Seperti yang dilakukan seorang ibu di Pasar Ciawi Bogor kepada calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jumat (16/3/2018).

Seorang ibu berprofesi pedagang bernama Eci Herawati (30) meminta Ridwan Kamil mengelus perutnya yang sedang hamil, dengan harapan anaknya ganteng, humoris dan baik.

“Semoga anak saya nanti ketularan ganteng, humoris, baik dan kelak jadi gubernur,” kata Eci.

Eci mengaku mengenal Ridwan Kamil melalui koran, instagram dan televisi. Edi pun tak menyia-nyiakan pertemuanya dengan melakukan swafoto, dan ngobrol langsung.

Sementara itu ibu-ibu lainnya berebut meminta foto bersama dan Ridwan Kamil diminta tanda-tangan pada casing handphone.

Ridwan Kamil mengapresiasi sambutan warga atas kedatangannya ke pasar itu. Dia bersyukur banyak warga Bogor sudah mengenal pasangan Rindu.

Menurut Emil, kunci kemenangan Rindu ada di Bogor karena Daftar Pemilih Tetap (DPT) jumlahnya mencapai 3,6 juta. “Jadi kalau bisa menang di sini 50 persen, Insya Allah menjamin menang di tingkat provinsi,” ucap Ridwan Kamil.

Ridwan yang berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum ini mengatakan, stasiun seharusnya menjadi kawasan yang serba ada.

“Stasiun menjadi tempat yang mengakomodasi semua kebutuhan warga, di sana bisa ada pasar, apartemen, hotel yang membuat kehidupan warga lebih produktif karena jika mau belanja tinggal turun ke bawah, yang menyediakan semua kebutuhan warga,” ujar peraih gelar Master of Urban Design dari University of California Berkeley ini.

Emil pun mencontohkan saat dirinya bekerja di Hong Kong dulu. “Saat bekerja di Hong Kong dulu, saya tinggal di atas stasiun. Saat berangkat kerja, saya turun ke bawah melalui mall. Perlu naek kereta tinggal ke basement, belanja pun pasarnya tidak jauh dari apartemen,” katanya.

Emil menjelaskan, konsep TOD ini adalah salah satu konsep yang akan diaplikasikan untuk menata stasiun dan terminal jika nanti dirinya terpilih menjadi Gubernur.

***

sumberliputan6.com

fotoinstagram @ridwankamil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik