Menu

Dark Mode
PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

Bogoh Ka Bogor

HUT ke-50, SEAMEO BIOTROP Luncurkan Kebun Buah Tanpa Musim

badge-check


					HUT ke-50, SEAMEO BIOTROP Luncurkan Kebun Buah Tanpa Musim Perbesar

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemebdikbud) Indonesia, Didik Suhardi pada Senin (26/092/2018) pagi secara resmi meluncurkan program Pembangunan Kebun Buah Tanpa Musim untuk revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini saya berharap SEAMEO BIOTROP berperan aktif dalam pembangunan pengetahuan dan teknologi yang mampu membuat tamatan SMK menjadi wirausaha dan pekerja tingkat menengah yang handal dan bersama-sama membangun ekonomi Indonesia,” kata Didik saat memberikan sambutan dalam perayaan 50 Tahun SEAMEO BIOTROP tahun 2018 di BIOTROP Convention Hall, jalan Raya Tajur, Kota Bogor, Senin (26/02/2018).

Program Kebun Buah Tanpa Tanpa Musim merupakan kerja sama antara  Kemendikbud dengan SEAMEO BIOTROP yang sepenuhnya didanai Kemendikbud. Dengan dukungan yang diberikan Kemendikbud lanjut Didik menjadi jembatan dalam transfer ilmu dan teknologi berbasis biologi dari perguruan tinggi atau lembaga penelitian kepada sekolah-sekolah kejuruan khususnya.

Untuk tahap awal ada 4 SMK di Indonesia yang dilibatkan, diantaranya SMKN Unggul Negeri 2 Banyuasin pangkalan Balai yang menerima bibit pohon jeruk chokun, SMKN 4 Kota Bogor yang menerima bibit pohon buah Matoa dan SMK Lampung menerima bibit pohon jeruk Dekopon serta SMKN 1 Tapin Selatan Kalimantan Selatan.

Direktur SEAMEO BIOTROP, Irdika Mansur menyampaikan pada program pengembangan 5 tahunan ke-10, SEAMEO BIOTROP melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke sekolah-sekolah.

“Ini yang membedakan dengan program-program pengembangan sebelumnya. Namun kita tetap fokus pada biologi tropika, memformulasikan program kedalam 3 thrust. Pengelolaan ekosistem terdegradasi (tambang). Ekosistem budidaya dan ekosistem unik (kawasan konservasi) melalui penelitian, pelatihan dan publikasi,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

63 Tenant UMKM Ramaikan Balkot Ramadan Festival 2026

12 March 2026 - 10:21 WIB

Pemkot Bogor Perkuat Integritas ASN Lewat Forum Penguatan Integritas

12 March 2026 - 10:21 WIB

DPR RI Puji Kebersihan dan Kualitas Pangan di Pasar Jambu Dua

11 March 2026 - 10:36 WIB

Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan dan Perawatan

6 March 2026 - 23:42 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor