Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Headline

Disangka Dering Carger Ponsel, Ternyata Desis Ular Mematikan

badge-check


					Disangka Dering Carger Ponsel, Ternyata Desis Ular Mematikan Perbesar

KEJADIAN mengerikan menimpa seorang pria di Australia. Ia menemukan seekor ular berbisa yang bersembunyi di balik sofa di rumahnya.

Troy dari Blairgowrie — 87 km dari Melbourne, Victoria, Australia — sedang duduk santai di sofa berwarna coklat tuanya. Saat itu, ia baru keluar dari kamar mandi. Tiba-tiba, ia seperti mendengar suara mendesis yang datang dari dekat dinding.

Pikirnya, suara tersebut berasal dari pengisi baterai teleponnya. Namun betapa terkejutnya Troy ketika mendapati suara itu berasal dari seekor ular harimau (Notechis scutatus). Beruntung, ia tak sempat tergigit.

Seketika, Troy langsung menelepon Snake Catchers Victoria. Organisasi nirbala penangkap ulartersebut lalu datang ke rumahnya dan mengamankan ular.

Tim kemudian mengunggah video penangkapan tersebut ke halaman Facebook mereka.

“Jika Anda membiarkan pintu rumah Anda terbuka di negari ular, maka jangan kaget apabila Anda mendapat kunjungan dari seekor ular yang penasaran,” tulis Snake Catchers Victoria, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (9/2/2018).

Setelah mereka mendapatkan hewan melata itu dengan tangan kosong, memasukkannya ke dalam karung dan melepaskannya ke habitat ular, tepatnya ke dalam semak-semak.

Ular harimau dikenal dengan sifat agresif dan bisa mematikannya. Reptil ini bisa tumbuh hingga 2,4 meter. Umumnya, ular harimau adalah binatang pemalu dan tak suka bertarung, tapi mereka akan mendesis keras ketika diprovokasi dan bisa menyerang dengan gigitan yang kuat.

Bisa ular ini bersifat keras dan sangat berbahaya, yakni Neurotoksin, Koagulan, Hemolisin dan Myotoksin. Dapat melumpuhkan saraf secara total, mengakibatkan pendarahan, sakit di kaki dan leher, serta mengakibatkan kelumpuhan otot.

Ular harimau tersebar di wilayah Australia bagian tenggara, membentang dari wilayah Australia Selatan bagian tenggara, New South Wales bagian selatan dan seluruh wilayah Victoria, serta di seluruh wilayah di Pulau Tasmania.

reporterasep

Sumber : Daily Mail

Foto : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor