Menu ✖

Dark Mode
Jelang Nataru 2026, Dirut KAI Bobby Nasution Sidak Infrastruktur Daop 6 Jogja Tren Agentic AI Mulai Geser Era Call Center Tradisional Demokrat Menang, Saham Para Raksasa Teknologi Hancur Sejarah Times New Roman, Tahun Berapa Diciptakan? Starlink Mau Bangun Jaringan 5G Sendiri, Siap Saingi Operator Seluler Indonesia Targetkan PLTN Pertama Dibangun 2032, BRIN Soroti Aspek Ini

Headline

Disangka Dering Carger Ponsel, Ternyata Desis Ular Mematikan

badge-check


					Disangka Dering Carger Ponsel, Ternyata Desis Ular Mematikan Perbesar

KEJADIAN mengerikan menimpa seorang pria di Australia. Ia menemukan seekor ular berbisa yang bersembunyi di balik sofa di rumahnya.

Troy dari Blairgowrie — 87 km dari Melbourne, Victoria, Australia — sedang duduk santai di sofa berwarna coklat tuanya. Saat itu, ia baru keluar dari kamar mandi. Tiba-tiba, ia seperti mendengar suara mendesis yang datang dari dekat dinding.

Pikirnya, suara tersebut berasal dari pengisi baterai teleponnya. Namun betapa terkejutnya Troy ketika mendapati suara itu berasal dari seekor ular harimau (Notechis scutatus). Beruntung, ia tak sempat tergigit.

Seketika, Troy langsung menelepon Snake Catchers Victoria. Organisasi nirbala penangkap ulartersebut lalu datang ke rumahnya dan mengamankan ular.

Tim kemudian mengunggah video penangkapan tersebut ke halaman Facebook mereka.

“Jika Anda membiarkan pintu rumah Anda terbuka di negari ular, maka jangan kaget apabila Anda mendapat kunjungan dari seekor ular yang penasaran,” tulis Snake Catchers Victoria, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (9/2/2018).

Setelah mereka mendapatkan hewan melata itu dengan tangan kosong, memasukkannya ke dalam karung dan melepaskannya ke habitat ular, tepatnya ke dalam semak-semak.

Ular harimau dikenal dengan sifat agresif dan bisa mematikannya. Reptil ini bisa tumbuh hingga 2,4 meter. Umumnya, ular harimau adalah binatang pemalu dan tak suka bertarung, tapi mereka akan mendesis keras ketika diprovokasi dan bisa menyerang dengan gigitan yang kuat.

Bisa ular ini bersifat keras dan sangat berbahaya, yakni Neurotoksin, Koagulan, Hemolisin dan Myotoksin. Dapat melumpuhkan saraf secara total, mengakibatkan pendarahan, sakit di kaki dan leher, serta mengakibatkan kelumpuhan otot.

Ular harimau tersebar di wilayah Australia bagian tenggara, membentang dari wilayah Australia Selatan bagian tenggara, New South Wales bagian selatan dan seluruh wilayah Victoria, serta di seluruh wilayah di Pulau Tasmania.

reporterasep

Sumber : Daily Mail

Foto : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Nataru 2026, Dirut KAI Bobby Nasution Sidak Infrastruktur Daop 6 Jogja

7 November 2026 - 07:01 WIB

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Korupsi Rp 6,7 Miliar Demi Judol, Eks Pimpinan Bank di Sleman Resmi ditahan

5 November 2026 - 14:41 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Trending on Headline