Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Headline

Berharap Jilid II, Bima-Usmar Bisa Juga Berhadapan

badge-check


					Berharap Jilid II, Bima-Usmar Bisa Juga Berhadapan Perbesar

demokratWalikota Bogor Bima Arya dan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman sempat diisukan renggang, terlebih jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Bogor 2018. Namun hal tersebut terbantahkan dengan adanya keinginan  DPC Partai Demokrat Kota Bogor untuk kembali bersama – sama PAN pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam konfrensi pers di sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Bogor. Menurut Ketua Tim 3, Ryan Syarief, hasil rapat pleno DPC disepakati satu nama sebagai calon walikota atau wakil walikota, yakni Usmar Hariman.

“Nama tersebut sudah kami sodorkan ke Bima Arya. Demokrat menginginkan agar duet Bima – Usmar bisa terwujud kembali. Istilahnya Jilid II. Meski sampai saat ini Bima Arya belum memberikan keputusan, terkait Bima Usmar jilid II,” kata Ryan.

Penetapan Usmar sebagai calon tunggal dari Partai Demokrat lanjutnya, merupakan hasil kesepakatan bersama. Hasil keputusan rapat pleno disampaikan ke DPD Partai Demokrat Jawa Barat dan DPP Partai Demokrat.

Sementara itu menurut anggota Tim 3, Agus Sulaksana, meski nama Usmar telah disodorkan ke Bima, namun bukan berarti tidak ada kemungkinan untuk head to head dengan Bima Arya. “Sebab, kami juga masih menunggu jawaban Bima, dan arahan dari DPP,” imbuhnya.

Terpisah, Usmar Hariman mengatakan, hasil rapat pleno merupakan pengamanan kebijakan DPP yang menginginkan agar Demokrat tetap berada di kekuasaan bersama Bima Arya. “Bila koalisi terjadi dengan PAN, otomatis posisi saya F2. Tapi, bila opsi tersebut gagal, tentunya kami akan maju sendiri dengan membina koalisi,” tegasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline