Menu ✖

Dark Mode
World Cleanup Day 2026, Pemkot Bogor Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Gaya Hidup Jenal Mutaqin Pastikan CFD Bisa Dinikmati Semua Warga Kunjungan Pasien Sempat Meningkat, Pemkot Bogor Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan Maksimal World Cleanup Day 2026, Pramuka Kota Bogor Pilah Sampah di CFD Hadir di CFD Kota Bogor, Pelayanan Paspor Diserbu Warga GEKRAFS JABAR Chlorine Digital Media, Al Wafa dan Rahayu Film Production Launching Poster Film Ra.Ha.Yu

Headline

Nyamar Jadi Pembeli, Anak 2 Tahun Diculik di Bogor

badge-check


					Nyamar Jadi Pembeli, Anak 2 Tahun Diculik di Bogor Perbesar

Seorang ibu menangis histeris ketika tahu anak bungsunya yang baru berusia dua tahun diculik di depan matanya sendiri, Selasa (11/7/2017).

Kejadian penculikan tersebut terjadi kepada seorang ibu bernama Mamas yang berprofesi sebagai penjual pisang di Rt 2 Rw 3 Kp. Lemah Neundeut Desa Pancawati Kec. Caringin Kabupaten Bogor. Saat kejadian anak bungsunya bernama Muhammad Abil Anugrah yang baru berusia dua tahun tengah menemaninya melayani pembeli di warungnya.

Penculik yang berpura-pura membeli pisang sebanyak 8 tandan tersebut menawarkan diri meredakan tangisan Abil (korban) yang tidak mau turun dari pangkuan Mamas.

Mamas yang kerepotan memegang anaknya, akhirnya menyerahkan kepada pelaku dan kemudian pelaku membawanya naik motor milik Mamas dengan alasan agar Abil tak nangis. Seorang pelaku lagi yang membawa motor mengikuti pelaku pertama, sementara Mamas belum sadar masih tetap menyiapkan 8 tandan pisang pesanan pelaku.

[su_youtube_advanced url=”https://m.youtube.com/watch?v=bkXT-Aj16ys” width=”480″]

Setelah sejam lebih anak dan kedua pelaku penculikan tak kunjung kembali ke warung, Mamas baru sadar bahwa anaknya diculik. Mamas pun menangis histeris sehingga tetangga dan warga lainnya berhamburan melihat kondisi Mamas.

Warga yang mendapat informasi dari Mamas langsung bergegas mencari Abil dan kedua pelaku penculikan di sejumlah tempat di sekitar kampung.

Selang beberapa lama kemudian, Adit (saksi) tetangga Mamas akhirnya menemukan Abil di pinggir jalan di Kampung Wates tengah menikmati es cream. Sementara kedua pelaku dan motor korban sudah tidak ada di lokasi ditemukannya Abil.

Melihat anaknya ditemukan, Mamas langsung menangis dan memeluk erat anaknya dengan kencang. Saat kabaronline.co.id mencoba meminta keterangan, Mamas terlihat masih syok.

LaporanFauzi

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

Trending on Headline