Menu

Dark Mode
Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026 di Cilangkap HoYoverse Gugat Leaker Geshin Impact HomDGCat, Didenda Rp 2,5 Miliar AS Selundupkan Ribuan Terminal Starlink ke Iran Mengenal Titan Durability Andalan Redmi Note 15 Pro+ 5G Satelit Ungkap Realita Megaproyek Kota Futuristik Saudi Rp 33,6 Kuadriliun Kwarcab Kota Bogor Ikuti Rakor dan Bintek Ayo Pramuka

Kabar Dunia

ISIS akhirnya mengaku kalah di Irak dan Suriah

badge-check


					ISIS akhirnya mengaku kalah di Irak dan Suriah Perbesar

isis-akhirnya-mengaku-kalah-di-irak-dan-suriah

Para pemimpin senior kelompok militan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akhirnya dipaksa akan mengakui kekalahan mereka di Irak dan Suriah.

Menurut jihadis asing yang sudah meninggalkan ISIS, kelompok militan itu kemudian akan melanjutkan perlawanan dengan melancarkan serangan ke negara Barat.

Dua muslim asal Belgia yang belum lama ini membelot dan kabur ke Turki mengungkapkan, ISIS mengalami serangkaian kemunduran setelah para pemimpin mereka tewas dan wilayah kekuasaan mereka menyusut. Di saat yang sama, hancurnya gudang amunisi mereka membuat kelompok militan itu hanya mempunyai senjata ringan dan mengandalkan taktik serangan bom bunuh diri.

“Sewaktu ISIS ke Irak dan merampas kendaraan tempur dari pasukan pemerintah, itu adalah kesuksesan besar karena kelompok ini kemudian tumbuh makin pesat. Tapi ketika Amerika mulai melancarkan serangan udara, banyak kendaraan tempur itu juga hancur,” kata Rachid, 27 tahun, mantan montir di Belgia sebelum bergabung ke Suriah, seperti dilansir koran the Independent, Jumat (21/10).

Menurut dia, ISIS kini hanya berusaha mempertahankan wilayah kekuasaan dan bukan lagi memperluas. Mereka masih mempunyai para ahli pembuat bom dan mobil untuk serangan bom tapi ketika AS dan Rusia mulai menghajar mereka dengan serangan udara, mobil-mobil itu hancur. Selain itu jumlah para relawan bunuh diri juga semakin berkurang.

“Tapi ISIS masih menyiapkan orang untuk melancarkan serangan bom bunuh diri di Eropa dan itu bisa menimbulkan korban lebih besar. Karena itulah para pentolan ISIS mengatakan perjuangan mereka harus dilanjutkan di Eropa,” kata dia.

Menurut Yasin, rekan Rachid yang membelot, kematian pentolan ISIS, Umar al-Shishani, menjadi pukulan telak bagi kelompok pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu. Musim panas lalu Shisani, seorang warga Gerogia-Chechnya yang punya nama asli Tarkhan Tayumurazovich Batirashvilli, dilaporkan terbunuh di luar Kota Mosul akibat serangan udara.

“Sebagian orang bilang dia tidak tewas tapi kabar ini membuat ISIS terpukul karena dia sosok yang berpengalaman dan pemimpin berani,” kata Yasin.

Selain itu ISIS juga banyak kehilangan pendapatan dari menyusutnya wilayah kekuasaan, terutama dari lokasi-lokasi ladang minyak yang mereka kuasai.

Sumber: Merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Ledakan Kosmik Aneh Muncul di Luar Bima Sakti, Ilmuwan Kebingungan

29 September 2025 - 10:36 WIB

Berlian Aneh Asal Afrika Mengandung Unsur Kimia yang Mustahil

29 September 2025 - 10:33 WIB

Trending on Kabar Dunia