Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Headline

Inilah Warga Kota Bogor yang Diduga Jadi Korban Dimas Kanjeng

badge-check


					Suminta (dalam lingkaran) warga Kota Bogor yang jadi santri Dimas Kanjeng Perbesar

Suminta (dalam lingkaran) warga Kota Bogor yang jadi santri Dimas Kanjeng

Kesengsaraan keluarga Ocih berawal ketika Suminta yang merupakan anak bungsu pasangan Ocih dan Emang pada tahun 2013 lalu, tergiur menjadi santri Dimas Kanjeng dengan menyetor uang awal sebesar Rp4,5 juta.

“Entah karena bujuk rayu dari Dimas Kanjeng, anak saya yang saat itu sudah bekerja minta izin untuk menjadi santri. Awalnya Suminta meminta uang Rp4,5 juta, kemudian selama menjadi santri anak saya itu sering bolak balik ke rumah untuk meminta uang dengan alasan guna membayar Dimas Kanjeng,” tutur Ocih.

Tak tanggung-tanggung tambah Emang (istri Ocih), hingga kini anaknya sudah lebih dari Rp50 juta menyetorkan uang ke Dimas Kanjeng. ”Suminta meninggalkan istrinya Siti Sobaria beserta ke empat anaknya. Kami sangat sedih, karena Siti Sobaria baru dua bulan ini melahirkan anak Suminta,” katanya.

Hingga kini pihak keluarga Suminta belum mendapat kepastian kapan Suminta pulang ke rumah.

Seperti diberitakan salah satu keluarga di Kota Bogor mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng. Ironisnya yang menjadi korban bukan hanya orang yang berlimpah harta saja, ada pula warga miskin yang menjadi korban.

Ocih warga Kelurahan Balumbang Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor ini tak kuat menahan tangis saat wartawan mewawancarai terkait dugaan penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng. Menurut Ocih dirinya harus kehilangan anak dan terancam tak memiliki rumah tinggal akibat digadaikan sang anak demi menjadi santri Dimas Kanjeng.

“Kami sekeluarga terancam tak memiliki rumah tinggal, karena rumah ini sudah digadaikan untuk membayar mahar ke Dimas Kanjeng. Kami sudah menyetor uang hingga 50 juta rupiah, akibatnya sekarang kami dikejar-kejar orang yang menagih hutang,” kata Ocih sambil menangis.

#Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline