Menu ✖

Dark Mode
Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Headline

Inilah Warga Kota Bogor yang Diduga Jadi Korban Dimas Kanjeng

badge-check


					Suminta (dalam lingkaran) warga Kota Bogor yang jadi santri Dimas Kanjeng Perbesar

Suminta (dalam lingkaran) warga Kota Bogor yang jadi santri Dimas Kanjeng

Kesengsaraan keluarga Ocih berawal ketika Suminta yang merupakan anak bungsu pasangan Ocih dan Emang pada tahun 2013 lalu, tergiur menjadi santri Dimas Kanjeng dengan menyetor uang awal sebesar Rp4,5 juta.

“Entah karena bujuk rayu dari Dimas Kanjeng, anak saya yang saat itu sudah bekerja minta izin untuk menjadi santri. Awalnya Suminta meminta uang Rp4,5 juta, kemudian selama menjadi santri anak saya itu sering bolak balik ke rumah untuk meminta uang dengan alasan guna membayar Dimas Kanjeng,” tutur Ocih.

Tak tanggung-tanggung tambah Emang (istri Ocih), hingga kini anaknya sudah lebih dari Rp50 juta menyetorkan uang ke Dimas Kanjeng. ”Suminta meninggalkan istrinya Siti Sobaria beserta ke empat anaknya. Kami sangat sedih, karena Siti Sobaria baru dua bulan ini melahirkan anak Suminta,” katanya.

Hingga kini pihak keluarga Suminta belum mendapat kepastian kapan Suminta pulang ke rumah.

Seperti diberitakan salah satu keluarga di Kota Bogor mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng. Ironisnya yang menjadi korban bukan hanya orang yang berlimpah harta saja, ada pula warga miskin yang menjadi korban.

Ocih warga Kelurahan Balumbang Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor ini tak kuat menahan tangis saat wartawan mewawancarai terkait dugaan penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng. Menurut Ocih dirinya harus kehilangan anak dan terancam tak memiliki rumah tinggal akibat digadaikan sang anak demi menjadi santri Dimas Kanjeng.

“Kami sekeluarga terancam tak memiliki rumah tinggal, karena rumah ini sudah digadaikan untuk membayar mahar ke Dimas Kanjeng. Kami sudah menyetor uang hingga 50 juta rupiah, akibatnya sekarang kami dikejar-kejar orang yang menagih hutang,” kata Ocih sambil menangis.

#Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline