Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Bogor

Meresahkan Masyarakat, Aksi Anarkis Geng Motor Jadi Sorotan BBRP

badge-check


					Ketua Umum BBRP menunjukan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan dari aksi tawuran geng motor beberapa waktu lalu Perbesar

Ketua Umum BBRP menunjukan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan dari aksi tawuran geng motor beberapa waktu lalu

Aksi tawuran antar anak muda bermotor hingga memakan korban, mendapat perhatian serius ormas Barisan Benteng Raya Pajajaran (BBRP) Kota dan Kabupaten Bogor. Akhir pekan kemarin, pengurus dan ratusan anggota BBRP berkumpul di kediaman Sekjen DPP BBRP H Cecep di Jalan Kedung halang (arah karadenan) Bogor untuk membahas permasalahan yang sudah meresahkan masyarakat tersebut.

Menurut Ketua Umum BBRP, Atma Wirya, tindakan anarkis yang sering dilakukan geng motor sudah masuk tindakan kriminal. “Walau mereka masih tergolong anak sekolah atau di bawah umur, tapi tindakannya sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka BBRP melakukan antisipasi dengan memberikan shock therapy,” kata Atma kepada kabaronline.

Wakil Ketua Umum BBRP Faiz menambahkan, sebagai mitra strategis aparat keamanan dan mitra romantis masyarakat, BBRP tidak bisa berpangku tangan saja melihat tindakan meresahkan tersebut.

“Sebagai bentuk shock therapy kita yaitu, kami terjunkan ribuan anggota kami, di wilayah atau zona masing-masing untuk siaga dan memantau serta berkoordinasi dengan aparat hukum setempat,” kata Faiz.

Sementara itu Sekjend DPP BBRP H Cecep menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya dibantu warga berhasil membubarkan tawuran dan mengamankan beberapa senjata tajam dari geng motor. “Waktu itu ada tawuran di depan rumah saya, ada sekitar 30 orang. Bahkan orang yang sedang tadarusan di Masjid pun diajak berkelahi. Kami melapor ke polisi dan tidak main hakim sendiri, karena kami sadar kami bukan pihak berwenang. Kalau pun kami tangkap pelaku tawuran , kami serahkan ke polisi,” ujar Cecep.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra menghimbau, masyarakat maupun ormas untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri apalagi anarkis, sweeping dan apapun bentuknya yang melanggar hukum.

“Jika ada kejadian segeralah lapor ke aparat setempat. Mari kita bangun komunikasi yang baik agar bisa segera direspon. Yang pasti kapanpun kita selalu siap siaga. Saya berterimakasih kepada BBRP atas kepeduliannya. Alhamdulilah hikmah dari pertemuan ini, kita jadi menjalin silaturahmi yang baik, dan semoga ke depan kita bisa bersinergi, berkomunikasi, berkordinasi dan saling membantu,” kata Andi. #Yudi Budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD

21 September 2026 - 17:39 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Peran PMI dalam Bidang Kesehatan

20 September 2026 - 11:39 WIB

Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar

14 September 2026 - 19:36 WIB

67 Tahun Pelopor, Momentum Evaluasi dan Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:32 WIB

Pemkot Bogor dan Danone Indonesia Kolaborasi Kembangkan UMKM agar Naik Kelas

14 September 2026 - 19:28 WIB

Trending on Kabar Bogor