Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Meresahkan Masyarakat, Aksi Anarkis Geng Motor Jadi Sorotan BBRP

badge-check


					Ketua Umum BBRP menunjukan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan dari aksi tawuran geng motor beberapa waktu lalu Perbesar

Ketua Umum BBRP menunjukan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan dari aksi tawuran geng motor beberapa waktu lalu

Aksi tawuran antar anak muda bermotor hingga memakan korban, mendapat perhatian serius ormas Barisan Benteng Raya Pajajaran (BBRP) Kota dan Kabupaten Bogor. Akhir pekan kemarin, pengurus dan ratusan anggota BBRP berkumpul di kediaman Sekjen DPP BBRP H Cecep di Jalan Kedung halang (arah karadenan) Bogor untuk membahas permasalahan yang sudah meresahkan masyarakat tersebut.

Menurut Ketua Umum BBRP, Atma Wirya, tindakan anarkis yang sering dilakukan geng motor sudah masuk tindakan kriminal. “Walau mereka masih tergolong anak sekolah atau di bawah umur, tapi tindakannya sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka BBRP melakukan antisipasi dengan memberikan shock therapy,” kata Atma kepada kabaronline.

Wakil Ketua Umum BBRP Faiz menambahkan, sebagai mitra strategis aparat keamanan dan mitra romantis masyarakat, BBRP tidak bisa berpangku tangan saja melihat tindakan meresahkan tersebut.

“Sebagai bentuk shock therapy kita yaitu, kami terjunkan ribuan anggota kami, di wilayah atau zona masing-masing untuk siaga dan memantau serta berkoordinasi dengan aparat hukum setempat,” kata Faiz.

Sementara itu Sekjend DPP BBRP H Cecep menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya dibantu warga berhasil membubarkan tawuran dan mengamankan beberapa senjata tajam dari geng motor. “Waktu itu ada tawuran di depan rumah saya, ada sekitar 30 orang. Bahkan orang yang sedang tadarusan di Masjid pun diajak berkelahi. Kami melapor ke polisi dan tidak main hakim sendiri, karena kami sadar kami bukan pihak berwenang. Kalau pun kami tangkap pelaku tawuran , kami serahkan ke polisi,” ujar Cecep.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra menghimbau, masyarakat maupun ormas untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri apalagi anarkis, sweeping dan apapun bentuknya yang melanggar hukum.

“Jika ada kejadian segeralah lapor ke aparat setempat. Mari kita bangun komunikasi yang baik agar bisa segera direspon. Yang pasti kapanpun kita selalu siap siaga. Saya berterimakasih kepada BBRP atas kepeduliannya. Alhamdulilah hikmah dari pertemuan ini, kita jadi menjalin silaturahmi yang baik, dan semoga ke depan kita bisa bersinergi, berkomunikasi, berkordinasi dan saling membantu,” kata Andi. #Yudi Budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor