Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Pembunuhan di UGM, Feby Kurnia Jadi Korban

badge-check


					Feby Kurnia, korban pembunuhan di UGM Perbesar

Feby Kurnia, korban pembunuhan di UGM

Mahasiswi Universitas Gajah Mada (UGM) ditemukan tewas di toilet kampus, Senin petang (2/5/2016).

Mayat Feby Kurnia ditemukan oleh petugas keamanan UGM di dalam kamar mandi yang terkunci di Gedung S2 dan S3 FMIPA UGM. Penemuan jenazah itu berawal dari bau tak sedap di sekitar gedung lantai lima tersebut.

Jenazah mahasiswi Geofisika Fakultas MIPA UGM asal Batam, Kepulauan Riau, ditemukan dengan memakai celana hitam, baju biru bertitik putih serta berkerudung hitam. Diduga, Feby dibunuh beberapa hari sebelum mayatnya ditemukan.

“Baru olah TKP, jadi belum bisa memberikan keterangan lengkap,” ujar Humas UGM Dr Iva Ariani, kepada wartawan Senin malam.

Polda Istimewa Yogyakarta masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mahasiswi UGM di toilet. Dugaan sementara, mahasiswi UGM itu tewas dibunuh.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Hudit Wahyudi mengatakan, Feby ditemukan tak bernyawa di kamar mandi Gedung S-2 dan S-3 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM.

“Besar dugaan kami yang bersangkutan dibunuh oleh pelaku yang masih akan kami kejar,” ujar Hudit Wahyudi usai olah TKP, Senin malam (2/5/2016).

Menurut Hudit, dugaan itu didasarkan beberapa bukti yang ditemukan di TKP, seperti bekas jeratan tali di leher korban.

Sebelum ditemukan tewas di toilet, kabar hilangnya Feby sudah ramai diperbincangkan di media sosial. Kabar hilangnya Feby juga sudah dilaporkan ke polisi pada Jumat (29/4/2016).

“Hari Jumat itu Polda ikut melacak melalui nomor telepon korban, tetapi yang mengangkat bukan yang bersangkutan melainkan orang lain, lalu telepon terputus,” tandas Hudit.

(one/pojoksatu)

 

Feby diduga korban pembunuhan. Sebab, di leher korban ditemukan bekas jeratan tali.

“Iya, dugaan sementara dibunuh, ada jeratan di leher. Kami masih selidiki lagi. Tunggu hasil penyelidikannya,” ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan di lokasi, Sekip Utara, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/6/2016).

Feby diduga dibunuh empat hari lalu karena kondisi jenazah telah rusak. Jenazah Feby dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk diautopsi.

Jenazah Feby ditemukan pertama kali oleh petugas keamanan kampus, Senin petang (2/5/2016) di dalam toilet wanita lantai 5 dalam kondisi terkunci.

Feby dikabarkan hilang selama empat hari. Feby minta izin keluar rumah pada ibu kosnya Kamis (28/4/2016) lalu. Sejak itu, ia  tidak kembali.

Feby terdaftar sebagai mahasiswi semester 2 Fakultas Geofisika MIPA UGM angkatan 2015.

Sehari-hari, Feby kos di daerah Pogung Lor Blok D/29 Sinduadi, Melati Sleman, Jogjakarta.

(nur/bpos/one/pojoksatu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline