Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan MaskerĀ  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

5 Penyebab Ilmiah di Balik ‘Muka Boros’ yang Bikin Terlihat Lebih Tua

badge-check


					Ilustrasi. Ada beberapa alasan ilmiah yang bikin muka terlihat lebih tua. (Foto: iStockphoto/stock_colors) Perbesar

Ilustrasi. Ada beberapa alasan ilmiah yang bikin muka terlihat lebih tua. (Foto: iStockphoto/stock_colors)

Pernah mendengar istilah ‘muka boros’? Dalam percakapan sehari-hari, istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang wajahnya terlihat lebih tua dibanding usia sebenarnya.

Dalam dunia dermatologi, kondisi tersebut dikenal sebagai premature aging atau penuaan dini pada kulit wajah.

Penuaan memang merupakan proses alami. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup dan faktor lingkungan dapat membuat tanda-tanda penuaan muncul lebih cepat dari usia biologis seseorang.

Berikut beberapa penyebab wajah terlihat lebih tua yang dirangkum dari berbagai penelitian:

1. Paparan sinar matahari jadi penyebab terbesar
Paparan sinar ultraviolet (UV) disebut sebagai salah satu faktor eksternal terbesar penyebab penuaan kulit. Studi Decoding Skin Aging: A Review of Mechanisms, Markers and Therapies menjelaskan bahwa sinar UV dapat memicu pembentukan reactive oxygen species (ROS), merusak DNA kulit, hingga mempercepat kerusakan kolagen dan elastin.

Akibatnya, kulit lebih cepat mengalami keriput, muncul flek hitam, tekstur kulit menjadi kasar, dan elastisitas menurun sehingga wajah tampak lebih tua.

2. Stres kronis bikin wajah tampak lelah
Bukan hanya kesehatan mental yang terdampak, stres kronis juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Studi Effects of Psychological Stress on Skin Aging menyebut stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol, memicu oxidative stress, hingga mengganggu skin barrier.

Kondisi ini membuat produksi kolagen menurun dan kulit lebih mudah kehilangan kelembapan. Dampaknya, wajah terlihat lebih kusam, kering, dan garis-garis halus muncul lebih cepat.

3. Kurang tidur membuat wajah tampak lebih tua
Istilah beauty sleep ternyata bukan sekadar mitos. Kurang tidur secara terus-menerus berkaitan dengan gangguan regenerasi kulit, dehidrasi, dan peningkatan oxidative stress.

Saat tidur, tubuh membantu proses perbaikan sel kulit, menjaga hidrasi, dan mengatur regenerasi epidermis. Ketika kualitas tidur buruk, wajah biasanya lebih mudah terlihat kusam, mata cekung, dan tampak lelah.

4. Rokok mempercepat kerusakan kulit
Merokok juga menjadi salah satu faktor yang paling sering dikaitkan dengan penuaan dini. Studi Influences on Skin and Intrinsic Aging menjelaskan bahwa rokok dapat mempercepat kerusakan kolagen melalui oxidative stress dan gangguan sirkulasi darah pada kulit.

Kulit perokok cenderung lebih kusam, memiliki keriput lebih dalam, dan kehilangan elastisitas lebih cepat.

5. Konsumsi gula berlebihan mempercepat penuaan kulit
Tak hanya faktor luar, pola makan juga memengaruhi kondisi kulit. Konsumsi gula berlebihan dapat memicu proses glycation, yaitu kondisi ketika molekul gula merusak kolagen dan elastin pada kulit.

Akibatnya, kulit menjadi lebih cepat kendur dan garis halus muncul lebih dini.

Berdasarkan berbagai penelitian tersebut, beberapa kebiasaan yang konsisten dikaitkan dengan perlambatan penuaan kulit antara lain memakai sunscreen secara rutin, tidur cukup, mengelola stres, berhenti merokok, menjaga hidrasi tubuh, rutin berolahraga, dan mengonsumsi makanan tinggi antioksidan.

Wajah yang tampak lebih muda bukan hanya soal penggunaan skincare mahal, tetapi juga hasil dari kebiasaan sehari-hari yang dijaga dalam jangka panjang.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle