Menu

Dark Mode
Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini Halusinasi AI Nyaris Picu Perang AS-China

Kabar Dunia

5 Pekerja Freeport Masih Tertimbun, 2 Ditemukan Meninggal Dunia

badge-check


					Terowongan tambang di PT Freeport Indonesia. (foto:ptfi.co.id) Perbesar

Terowongan tambang di PT Freeport Indonesia. (foto:ptfi.co.id)

Papua-Tujuh pekerja PT Freeport Indonesia diinformasikan terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Papua, bahkan dua orang dari 7 pekerja ditemukan tim penyelamat Sabtu (20/9/2025) dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut informasi dair tim medis bersama pihak kepolisian, kedua pekerja yang meninggal atas nama Wigih Hartono (electrician) dan Irawan (electrician).

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dalam keterangannya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

“PT Freeport Indonesia akan terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga di masa sulit ini. Saat ini kami masih berupaya mencari 5 pekerja lainnya yang belum ditemukan,” kata Tony.

Tony menmabahkan, tim penyelamat sampai saat in masih bekerja tanpa henti, meski situasi dan risiko tinggi di dalam terowongan.

“Kami mengajak semua pihak untuk mendoakan dan memberikan dukungan moral bagi tim penyelamat di lapangan agar seluruh rekan kerja dapat segera ditemukan,” ujar Tony.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati menambahkan, tim penyelamat yang diterjunkan PT Freeport bekerja terus menerus untuk membuka akses menuju lokasi keberadaan karyawan dengan alat berat, bor, dan drone.

“Tantangan terbesar tim penyelamat adalah volume material basah yang masih aktif dalam jumlah besar atau jauh lebih besar dari yang pernah terjadi. Hal ini membuat proses penyelamatan menjadi sangat kompleks, penuh risiko, dan memerlukan waktu tambahan untuk membersihkan material dalam jumlah besar tersebut. Freeport menghentikan semua aktivitas produksi. Hal ini dilakukan agar tim penyelamat dapat fokus mencari pekerja yang terjebak longsor di tambang bawah tanah,” katanya.

Sementara itu Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan, kedua korban dari total 7 pekerja yang tertimbun,  jenazah keduanya dalam keadaan utuh.

“Keduanya sudah diidentifikasi dan visum. Jenazah juga sudah diterbangkan ke kampung halamannya masing-masing,” kata Kapolres.

Longsor di tambang bawah tanah Freeport terjadi pada Senin (8/9/2025). Tujuh karyawan terjebak di tambang bawah tanah tersebut. Sejak insiden terjadi, fokus Freeport terus berupaya menyelamatkan pekerja yang terdampak luncuran material basah di area tambang bawah tanah.

Pimpinan Freeport-McMoRan, Chairman of the Board of Directors Richard Adkerson dan President and Chief Executive Officer Kathleen Quirk,  meninjau langsung upaya penyelamatan yang dilakukan tim penyelamat.

Rizki Mauludi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline