Jorge Lorenzo dan Kans Wujudkan Impian

PEMBALAP Ducati, Jorge Lorenzo, tertinggal jauh dari sang pemucak klasemen, Marc Marquez, pada perburuan gelar juara dunia MotoGP 2018. Namun, Kepala Kru Ducati, Christian Gabarrini, menegaskan Lorenzo tak akan menyerah selama masih ada peluang, meskipun sangat kecil.

Kedua pembalap saat ini dipisahkan margin 71 poin. Masih ada tujuh balapan tersisa hingga akhir musim 2018, dimulai dengan seri MotoGP San Marino pada Minggu (9/8/2018).

“Masih ada beberapa balapan ke depan. Apapun bisa terjadi pada pacuan juara dunia,” kata Gabarrini, seperti dilansir Tuttomoriweb, Selasa (4/9/2018).

“Kami akan melakukan yang terbaik di setiap balapan. Pada akhirnya, kami akan menunggu saja apa yang terjadi,” sambung dia.

Lorenzo tertinggal jauh dari Marquez karena penampilan buruknya pada awal musim.  Salah satu masalah yang dihadapi Lorenzo pada awal musim adalah teknik pengereman. Bahkan, muncul pertanyaan apakah Lorenzo kurang berlatih fisik sehingga masalah itu muncul.

“Sangat sulit untuk menilai karena saya bukan pelatih. Saya rasa Jorge sangat fit dan berlatih dengan baik,” kata Gabarrini.

“Pengereman itu juga tergantung pada gaya membalap. Jika Anda harus mengubah gaya membalap, maka Anda harus mengatasi beberapa poin kritis,” sambung Gabarrini tentang masalah yang dihadapi Jorge Lorenzo pada awal musim.

***

Sumber : www.bola.com

Foto : www.bola.com

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *