Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Politik

Ketemu RZ, Warga Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah

badge-check


					Ketemu RZ, Warga Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah Perbesar

Perhatian yang belum maksimal dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, diantaranya para petugas aparatur di wilayah, seperti, Ketua RT, Ketua RW, LPM dan kader kader Posyandu, terus menjadi perhatian dan salah satu keluhan yang banyak disampaikan warga kepada calon Wakil Walikota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM).

Saat blusukan sapa warga di wilayah Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Jumat (13/4/2018), Zaenul menerima berbagai keluhan, masukan dan aspirasi masyarakat. Ada yang menyampaikan soal keberadaan taman taman di Kota Bogor yang dijadikan aktifitas negatif para anak anak muda, masih banyaknya rumah warga tidak mampu belum tersentuh bantuan RTLH, dan lainnya.

Edy (50) warga Tegal Gundil mengungkapkan, taman taman yang ada tidak pernah dikontrol dan diperhatikan oleh Pemkot Bogor, sehingga menjadi tempat dilakukannya hal hal yang negatif. Padahal katanya ada petugas Park Ranger yang menjaga taman, tapi selalu saja ada aktifitas negatif di taman itu, seperti di taman Corat Coret.

“Seharusnya pemerintah setelah membangun taman dan tempat terbuka lainnya bisa mengkontrol dan menjaga, tidak dibiarkan begitu saja. Karena banyak aktifitas negatif dilakukan di taman, terutama pada malam hari,” keluhnya.

Warga lainnya dari kaum ibu mengeluhkan minimnya BOP dari Pemkot Bogor untuk kader kader posyandu. “Sampai sekarang bantuan dana untuk Posyandu itu hanya Rp100 ribu setiap Posyandu, jadi sangat tidak cukup karena harus dibagi dengan seluruh kader. Kami minta ada peningkatan BOP untuk Posyandu,” ujar ibu ibu kepada Zaenul.

Setelah selesai shalat Jumat di masjid Al-Mujahirin yang dekat dengan tempat dilangsungkannnya sapa warga RW 08, Kelurahan Tegal Gundil, calon Wakil Walikota Zaenul Mutaqin (ZM) menanggapi hal yang dikeluhkan oleh warga tersebut.

Menurutnya memang selama ini pembangunan Kota Bogor jika diibaratkan hanya “halaman rumah” saja yang dibangun sedangkan bagian dalamnya tidak.

“Pembangunan yang terjadi ini hanya bagian halamannya saja, dan banyak warga yang berharap pemerintah Kota Bogor tidak fokus hanya ke pembangunan infrastuktur saja, namun harus memperhatikan juga kesejahteraan warga terutama para ketua RT, RW, dan kader Posyandu,” tuturnya.

Pasangan RZ telah memiliki program yang jelas dan tepat sasaran, ada 11 program yang akan digulirkan apabila Ru’yat dan Zaenul terpilih dan memenangkan Pilwalkot. Untuk perhatian kepada RT, RW, LPM dan kader Posyandu, bahkan bukan itu saja, untuk guru guru ngaji dan lainnya akan menjadi prioritas yang mendapat perhatian maksimal pasangan RZ nanti.

“Kita akan menganggarkan untuk BOP Posyandu itu disetiap Posyandu sebesar Rp1 juta. Bayangkan saat ini hanya diberi Rp 100 ribu, dan itu sangat tidak cukup untuk apapun. Kita akan berikan satu jita nanti,” jelas Zaenul.

Pria kharismatik yang juga Ketua DPC PPP Kota Bogor ini menuturkan, dengan 11 Program yang disiapkan oleh pasangan RZ, diharapkan dapat membawa perubahan di Kota Bogor tidak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, sehingga pembangunan infrastruktur yang ada seperti taman taman tidak menjadi tempat dilakukannya tindakan tindakan yang negatif.

“Pembangunan di Kota Bogor ini harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia, salah satu contoh saat dibangun taman kemudian dibiarkan begitu saja tidak dikontrol, jadi efek pembangunannya ada yang digunakan untuk nongkrong yang tidak positif, atau tawuran. Ini yang harus diperhatikan tidak hanya membangun tetapi pasca dibangunnya juga harus diperhatikan sehingga pembangunan tidak menjadi tempat dilakukannya hal yang negatif,” tutupnya.

Usai melakukan sapa warga di Kelurahan Tegal Gundil, Zaenul melanjutkan blusukan di wilayah Keluraham Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aklamasi Rusli Pimpin Golkar Kota Bogor

31 July 2026 - 20:14 WIB

Rusli Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Kota Bogor

30 July 2026 - 21:33 WIB

Resmi, Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Dibuka

28 July 2026 - 22:18 WIB

DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

27 July 2026 - 10:15 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Konsistensi GMKB Tebar Kebaikan di HUT ke-6

26 July 2026 - 09:46 WIB

Trending on Kabar Politik