Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Dunia

Sydney Butuh Pejabat Khusus untuk Urusan Kehidupan Malam

badge-check


					Sydney Butuh Pejabat Khusus untuk Urusan Kehidupan Malam Perbesar

SEBUAH laporan menyebut Sydney membutuhkan wali kota atau menteri khusus untuk urusan ekonomi dunia malam demi membantu menumbuhkan kehidupan malam. Posisi ini dibutuhkan agar Sydney semakin menarik bagi warga dari berbagai kalangan usia.
Dikutip dari laman AustralianPlus Indonesia, Rabu (21/3/2018), laporan ini dikeluarkan oleh Komisi untuk Ekonomi Malam Hari, yang dibentuk oleh Komite Khusus Kota Sydney.
Komisi ini telah menghabiskan satu tahun untuk mencari cara meningkatkan kehidupan malam di pusat Kota Sydney dan sekitarnya. Diharapkan cara-cara ini nantinya di luar aktivitas-aktivitas yang melibatkan konsumsi alkohol.
Komite tersebut menemukan kurang dari separuh penduduk Sydney merasa puas dengan pilihan-pilihan yang ditawarkan untuk menghabiskan waktu luang dan hibur.
Mereka juga merekomendasikan kepada pemerintah negara bagian New South Wales agar ada sosok yang mengoordinasikan kegiatan-kegiatan untuk memperbaiki ekonomi di malam hari.
Ketua Committee for Sydney, Michael Rose, mengatakan bahwa perencanaan dan transportasi yang buruk telah gagal menciptakan kehidupan malam yang ramai.
“Saat ini kita memiliki undang-undang perizinan, tapi ada dewan lokal yang mengatur penggunaan tempat, dan keputusan transportasi dibuat oleh badan lain,” kata Michael.
“Kami pikir sangat penting untuk memiliki satu orang yang melihat bagaimana memaksimalkan malam hari bagi orang-orang yang tinggal di Sydney.”
Sejak 2014, debat seputar kehidupan malam di Sydney berpusat pada penerapan undang-undang “lockout” dan kekerasan akibat konsumsi alkohol.
Laporan tersebut menyambut baik kelonggaran pemerintah soal penerapan undang-undang “lockout” pada 2016 yang membatasi jam malam.
Namun komisi tersebut “prihatin” mengenai dampak jangka panjang dari peraturan saat ini, mengingat reputasi kota Sydney sebagai sebuah kota dunia.
Komisi tersebut mengakui ada beberapa lokasi di kawasan sekitar Sydney, sulit untuk mendapatkan makanan atau minuman non-alkohol setelah senja.
***
Sumber : Australian Plus Indonesia
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia