Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Dunia

Ibu di China Ini Gendong Anak ke Sekolah Tiap Hari, Alasannya Mengharukan

badge-check


					Ibu di China Ini Gendong Anak ke Sekolah Tiap Hari, Alasannya Mengharukan Perbesar

KASIH ibu sepanjang masa. Begitulah perumpaan yang tepat bagi seorang ibu di Yuanling, Hunan, China. Agar anaknya memiliki masa depan, wanita itu rela menggendong sang anak ke sekolah. Setiap hari.
Dikutip dari laman AsiaOne, Rabu (28/2/2018), Fu Yuantao harus menggendong anak perempuannya yang memiliki keterbatasan.
Anak perempuan Fu, lahir dengan kondisi cerebral palsy — gangguan gerakan, otot, atau postur yang disebabkan oleh cedera atau perkembangan abnormal di otak.
Anak perempuan bernama Peng Haixin itu tak dapat berjalan dan harus bergantung pada orang lain. Sejak tahun 2006, Fu selalu membawa Peng ke tempat pengobatan di seluruh wilayah China.
Ia pun harus rela menahan rasa lapar karena harus menyisihkan biaya pengobatan anak yang ia cintai — meski kesembuhan tak kunjung datang.
Fu mengatakan, jika ditotal uang yang telah ia habiskan mencapai 500 ribu yuan atau setara dengan Rp 1 miliar. Uang tersebut meliputi perawatan medis bagi putri kesayangannya itu.
Agar Peng memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak sebaya lainnya, wanita asal China itu bahkan rela menggendong anaknya ke sekolah selama enam tahun terakhir.
Cinta dari sang ibu membuat Peng berusaha semaksimal mungkin agar dapat sembuh dari penyakitnya. Ia selalu berusaha untuk berjalan sendiri, meski sering terjatuh.
“Jika saya belajar dengan giat, saya akan mendapat pekerjaan yang baik dan dapat membelikan rumah baru bagi ibu dan ayah,” kata Peng.
“Ketika mereka bertambah tua, saya tak dapat merawat mereka. Maka saya akan carikan pembantu untuk menolong ayah dan ibu,” jelas Peng.
Reporterasep
Sumber : AsiaOne
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia