Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Pejabat BUMD Kota Bogor Dibui

badge-check


					Pejabat BUMD Kota Bogor Dibui Perbesar

Salahsatu pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor ditahan dan dijebloskan ke lapas paledang oleh Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Jumat (23/2/2018).

Penahanan terhadap salah satu pejabat PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) berinisial SS tersebut terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka dengan melakukan kutipan liar sewa kios di pasar Merdeka.

Pantauan kabaronline, SS yang mengenakan rompi merah dijaga ketat sejumlah petugas saat keluar dari kantor Kejari Kota Bogor menuju mobil tahanan yang tekah disiaokan, untuk dibawa ke Lembaga Pemasyaratan (LP) Kelas II A Paledang sekira pukul 11.45 WIB .

Menurut informasi,  pejabat PD PPJ ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi kios di Pasar Merdeka, Kecamatan Bogor Tenga, saat SS menjabat sebagai kepala unit Pasar Mereka dari tahun 2013 sampai tahun 2014.

Menurut Kasi Intelejen Kejari Kota Bogor, Widiyanto Nugroho, SS ditetapkan tersangka pada 19 Februari 2018.

“Dari setiap kios itu dilakukan pengutipan liar sebesar Rp700 ribu. Padahal dalam ketentuannya hanya sebesar Rp200 ribu. Jumlahnya ditaksir ada ratusan kios,” ungkap pria yang akrab disapa Widi.

Beberapa barang bukti berbentuk dokumen lanjutnya, telah diamankan. Saat ini jaksa penyidik tengah mendalami aliran dana kepada pihak lain.

“Soal aliran dana masih kami dalami karena tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka tidak hanya SS. Pendalaman itu baik ke atas, ke bawah maupun ke rekan sejawatnya,” tuturnya.
Widi menambahkan, tersangka dijerat pasal 12 huruf e dan Pasal 5 serta Pasal 11 UU 20/2001 tentang Perubahan UU 31/1991 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukumanmaksimal 20 tahun penjara.

Reporterpratama

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline