Menu

Dark Mode
PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

Headline

Disangka Dering Carger Ponsel, Ternyata Desis Ular Mematikan

badge-check


					Disangka Dering Carger Ponsel, Ternyata Desis Ular Mematikan Perbesar

KEJADIAN mengerikan menimpa seorang pria di Australia. Ia menemukan seekor ular berbisa yang bersembunyi di balik sofa di rumahnya.

Troy dari Blairgowrie — 87 km dari Melbourne, Victoria, Australia — sedang duduk santai di sofa berwarna coklat tuanya. Saat itu, ia baru keluar dari kamar mandi. Tiba-tiba, ia seperti mendengar suara mendesis yang datang dari dekat dinding.

Pikirnya, suara tersebut berasal dari pengisi baterai teleponnya. Namun betapa terkejutnya Troy ketika mendapati suara itu berasal dari seekor ular harimau (Notechis scutatus). Beruntung, ia tak sempat tergigit.

Seketika, Troy langsung menelepon Snake Catchers Victoria. Organisasi nirbala penangkap ulartersebut lalu datang ke rumahnya dan mengamankan ular.

Tim kemudian mengunggah video penangkapan tersebut ke halaman Facebook mereka.

“Jika Anda membiarkan pintu rumah Anda terbuka di negari ular, maka jangan kaget apabila Anda mendapat kunjungan dari seekor ular yang penasaran,” tulis Snake Catchers Victoria, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (9/2/2018).

Setelah mereka mendapatkan hewan melata itu dengan tangan kosong, memasukkannya ke dalam karung dan melepaskannya ke habitat ular, tepatnya ke dalam semak-semak.

Ular harimau dikenal dengan sifat agresif dan bisa mematikannya. Reptil ini bisa tumbuh hingga 2,4 meter. Umumnya, ular harimau adalah binatang pemalu dan tak suka bertarung, tapi mereka akan mendesis keras ketika diprovokasi dan bisa menyerang dengan gigitan yang kuat.

Bisa ular ini bersifat keras dan sangat berbahaya, yakni Neurotoksin, Koagulan, Hemolisin dan Myotoksin. Dapat melumpuhkan saraf secara total, mengakibatkan pendarahan, sakit di kaki dan leher, serta mengakibatkan kelumpuhan otot.

Ular harimau tersebar di wilayah Australia bagian tenggara, membentang dari wilayah Australia Selatan bagian tenggara, New South Wales bagian selatan dan seluruh wilayah Victoria, serta di seluruh wilayah di Pulau Tasmania.

reporterasep

Sumber : Daily Mail

Foto : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline