Hotel di Jepang Tawarkan Tidur dengan Jenazah

SETIAP hotel pasti menyediakan berbagai ciri khasnya sendiri untuk memikat banyak pengunjung yang datang. Jepang sebagai negara yang menawarkan beragam keunikan, ternyata punya hotel berkonsep menyeramkan yang bisa membuat takut banyak orang.
Sebuah hotel di Osaka misalnya, menawarkan pengalaman menegangkan kepada para pelanggannya untuk menginap dengan jenazah yang mereka cintai.
hotel-unikItai Hoteru, begitu sebutannya atau dikenal dengan arti hotel jenazah. Sebelum jenazah dikremasi, orang-orang yang tertarik untuk menemani jenzah bisa menyewa kamar di hotel tersebut.
Sama seperti hotel lainnya, mereka juga menyediakan tempat tidur, televisi, serta kamar mandi. Selain itu, Itai Hoteru juga menyediakan ruangan kecil sebagai tempat untuk meletakan peti mati jenazah.
Ruangan itu sengaja dibuka untuk pelayat karena terdiri dari altar kecil dan peti mati berbentuk transparan. Orang-orang terdekat dari lingkaran keluarga inti almarhum yang bisanya diizinkan untuk menghadiri kamar tersebut.
Proses pemakaman pun menjadi lebih. Berbagai macam paket mulai dari karangan bunga, peti mati, guci penyimpanan abu transportasi, hingga krematorium, semuanya disediakan oleh pihak hotel dengan rangkaian paket yang berbeda.
Harga termurah yang ditawarkan hotel mencapai 185 ribu yen atau setara dengan Rp 22 juta. Ini jauh lebih hemat dan murah dibandingkan dengan proses pemakaman tradisional yang dapat mencapai 1,95 juta yen atau Rp 234 juta.
Ternyata cara ini dianggap lebih ekonomis sehingga lebih dipilih oleh sejumlah keluarga. Sebenarnya, mulanya kehadiran hotel dengan konsep pemakaman seperti ini mendapat kecaman dan kemarahan dari banyak orang.
Bagi sejumlah orang Jepang, proses pemakaman yang hanya melibatkan kerabat dekat saja untuk berkabung mendapat reaksi keras dari publik. Awal kemunculannya lima tahun yang lalu bahkan tidak mendapat respons yang baik.
Mulanya, kehadiran hotel ini hanya bisa ditemukan pada kota-kota besar di Jepang. Angka kematian yang semakin tinggi akhirnya membuat cara pemakaman seperti ini semakin diterima masyarakat.
***
Sumber : liputan6
print

You may also like...