Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi HUT Ke-270 Kota Jogja, DPRD DIY Minta Anggaran 2027 Harus Berpihak Rakyat Sosiolog UGM: Jangan Musuhi Rakyat dan Mahasiswa Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat Menampakkan Diri Setelah 150 Tahun, Ular Langka Kejutkan Petugas Hutan Ramai Tren Mukbang Mentega di TikTok, Ini Kata Pakar Viral Celana Dalam Merah Putih, Netizen RI Murka ke Warga Malaysia

Headline

21 PANTI PIJAT ILEGAL DISEGEL

badge-check

SEDIKITNYA 21 panti pijat yang berada di kawasan pertokoan Plaza Niaga Bellanova, Sentul Bogor, disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor. Panti pijat yang diduga melayani full servis alias plus-plus berbalut pijat kebugaran tersebut, tidak hanya melanggar perda ketertiban umum, juga karena banyaknya keluhan warga mengenai keberadaan panti pijat tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pemeriksaan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, penyegelan tersebut dilakukan setelah adanya laporan warga terkait adanya kegiatan yang dianggap melanggar Ketertiban Umum.

“Setelah mendapatkan keluhan dari warga, kami langsung menginvestigasi lokasi panti pijat dan spa tersebut. Setelah beberapa waktu kami teliti, ternyata benar,” katanya.

Lantaran dianggap melanggar Perda Perda No 8 Tahun 2006 Tentang Ketertiban Umum, panti pijat tersebut  juga melanggar imbauan Bupati Bogor untuk tidak dilakukan aktivitas maksiat, sehingga tempat pijat itu akhirnya disegel.

“Kami segel dan kami sarankan untuk segera memproses izinnya. Setelah izin itu keluar kami tetap akan melakukan pengawasan spa dan panti pijat,” tegasnya.

Saat penutupan, sempat terjadi penolakan dari pemilik, dengan alasan di lokasi panti pijat itu tidak ada kegiatan yang terlarang. Termasuk seperti yang dituduhkan warga, yakni adanya praktik mesum.

Ada pula pemilik yang langsung menutup usahanya setelah melihat rombongan petugas penegak perda, yang tengah menyegel panti pijat lainnya.

“Dalam aturan, praktik pijat memang tidak dibenarkan. Kalau untuk spa dan dan refleksi ada izinnya, sedangkan panti pijat tidak, singkatnya,” tambah Agus.

Agus mengingatkan, kepada masyarakat agar terus melakukan kerjasama dengan pemerintah terkait adanya dugaan pelanggaran di wilayahnya. Hal sekecil apapun akan ditindaklanjuti Satpol PP sebagai penegak Perda.AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Evaluasi HUT Ke-270 Kota Jogja, DPRD DIY Minta Anggaran 2027 Harus Berpihak Rakyat

8 October 2026 - 21:17 WIB

Sosiolog UGM: Jangan Musuhi Rakyat dan Mahasiswa

8 October 2026 - 21:09 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja

8 October 2026 - 12:09 WIB

Polresta Sleman Tangkap Sejoli Kasus Penelantaran Bayi di Kalasan

7 October 2026 - 19:29 WIB

Trending on Headline