Duta Besar Kerajaan Belanda Tanam Pohon di HUT GTP

Duta besar Kerajaan Belanda dan Dirjen Departemen politik Luar Negri Belanda berkesempatan menanam pohon di HUT Gerakan Tanam Pohon (GTP) ke-2 dan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia di area dalam kebun raya Bogor, Selasa (28/11/2017).

Kehadiran dua tokoh luar negeri tersebut jelas membuat HUT GTP kali ini istimewa. Terlebih lagi GTP mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kerjaan Belanda, atas partisipasi GTP  dalam menggerakan masyarakat merawat lingkungan dengan menanam pohon.

Selain tokoh luar negeri tersebut, hadir pula sejumlah tokoh masyarakat Kota Bogor, seperti Zaenul Mutaqin yang juga Ketua DPC PPP, Tauhid J Tagor ketua DPD Golkar, sekretaris DPD Golkar Heri Cahyono dan bendahara Golkar Rafly, Eka Wardhana, Ketua DPC Gerindra Sopian, Sekretaris DPC PDIP Atty Somadikarya, mewakili Partai Demokrat Eny Indari dan H. Mulyadi, sekretaris jendral DPP PPP Andi Surya Wijaya, Ketua DPD PAN Safrudin Bima, dan penggiat komunitas Gerakan Tanam Pohon.

gtpMenurut Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, telah ditetapkan bahwa tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember sebagai bulan Menanam Nasional.

“Berkaitan dengan HTPI atau hari tanam pohon indonesia, GTP Kota Bogor  menanam dua pohon di dalam Kebun Raya Bogor (KRB), bersama duta besar pemerintah kerajaan Belanda dan Ditjen Kemenlu Pemerintah Kerajaan Belanda. Tepat hari ini di tanggal 28 GTP merayakan Ultah nya yang ke 2,” kata Zaenul.

GTP lanjut Zaenul, adalah Gerakan Kepedulian dan Kecintaan terhadap Kota Bogor akan perbaikan lingkungan yang di inisasi oleh Alumni Fakultas Kehutanan Angkatan 28 IPB dan mendapat dukungan dari DPRD Kota Bogor. GTP  fokus pada penanaman pohon di seluruh Kota Bogor terhadap lahan-lahan kosong, lingkungan warga, sekolah dan juga halaman perkantoran dan instansi swasta, pemerintah serta militer dan polisi.

“GTP dalam perjalanannya mendapat sambutan yang sangat luas dari masyarakat Kota Bogor dan sudah menjadi milik masyarakat yang bebas dari kepentingan warna dan politik, dalam kegiatannya GTP tidak pernah membedakan warna dan bertujuan murni hanya untuk perbaikan lingkungan di Kota Bogor,” katanya.

“Nanti tanggal 3 Desember 2017, GTP akan melakukan kegiatan HUT GTP Ke 2 di Hotel Salak The Heritage pada pukul   14.00 WIB, dengan acara potong tumpeng, penyerahan penghargaan, launching “Duta GTP”, pameran foto lingkungan dan aktifitas GTP serta hiburan lagu lingkungan. Dari awal bulan November 2017, GTP telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan menuju acara HUT GTP Ke 2 yang berupa Kegiatan Bakti Sosial Masyarakat. Donor Darah bekerjasama dengan PMI Kota Bogor, Dongeng Anak Indonesia di PAUD Baiturrahim Kecamatan Bogor Barat dan penjualan Sembako dan Pakaian Layak Pakai Murah untuk warga di sekitar Jalan Semeru Bogor,” jelasnya.

Salah satu penggagas GTP di Kota Bogor, Heri Cahyono yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, menambahkan, sampai saat ini GTP sudah melakukan penanaman pohon sebanyak 165 kali, dan sudah lebih dari 2000 pohon ditanam diseluruh wilayah Kota Bogor.

“Mudah mudahan nanti kita bentuk juga duta GTP, agar bisa meneruskan GTP, agar Kota Bogor menjadi Kota yang rindang, sejuk, nyaman dan sebagainya. Kegiatan GTP akan terus rutin dilaksanakan di Kota Bogor, dan kita harus sama sama berkomitmen terus menanam dan merawatnya,” kata Heri.

reporterpratama

print

You may also like...