Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Dunia

Peneliti Temukan Cara Memprediksi Kematian

badge-check


					Peneliti Temukan Cara Memprediksi Kematian Perbesar

Dunia kedokteran semakin berkembang pesat. Melakukan diagnosis terhadap pasien saat ini semakin dimudahkan dengan kecanggihan teknologi.

Sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports membawa dokter selangkah lebih dekat dengan kemampuan itu. Makalah ini mengungkapkan betapa kuatnya hubungan antara kesehatan dengan risiko kematian seseorang.

“Penelitian kami membuka jalan baru untuk penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam deteksi medis penyakit serius yang memerlukan intervensi medis khusus,” ujar Luke Oakden-Rayner, pemimpin penelitian ini.

Dalam penelitian ini, para periset menggunakan algoritma machine-learning untuk menganalisis dada dari 48 orang dewasa, yang semuanya berusia di atas 60.

Pemindaian dada adalah cara terbaik untuk mendeteksi kelainan di jantung, paru-paru, dan pembuluh darah utama.

Sistem machine-learning mengidentifikasi variasi unik di antara pasien untuk menemukan kelainan yang berpotensi berbahaya. Hasil yang didapat dari tes kemudian akan diasosiasikan dengan peningkatan kemungkinan kematian seseorang.

Seperti yang peneliti di balik penelitian ini, pemindaian sederhana dapat mengungkapkan semua jenis informasi tentang organ internal seseorang. Dan itu adalah salah tanda utama penyakit muncul.

Sebagian besar riset kedokteran sejauh ini berfokus pada genetika karena genom manusia memiliki banyak informasi tentang kesehatan kita, termasuk petunjuk tentang kecenderungan penyakit tertentu.

Tapi faktor genetik dianggap kurang dapat diandalkan dalam memahami penyakit kronis yang terkait usia seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

sumbersuara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia