Pelaku Curanmor Ditangkap, Warga Diminta Waspada

Kejahatan konvensional 3C yang meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) serta pencurian dengan pemberatan (curat) semakin marak selama Ramadan. Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya, Senin (12/6/2017) mengatakan kasus 3C menjadi atensi jajarannya.

“Laporan warga setiap pekan ada saja kasusnya. Oleh karenanya, kasus ini menjadi atensi kami. Setiap pekan harus ada pengungkapan,” kata Ulung.

IMG-20170612-WA0006

Dalam beberapa hari terakhir, jajarannya berhasil meringkus tujuh pelaku curanmor sepeda motor dan kendaraan roda 4. Bersama dengan ditangkapnya para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 2 (dua) unit sepeda motor, kunci leter T dan kunci leter L serta sebilah samurai kecil.

Menurut Ulung, untuk mengurangi kasus kejahatan ini, jajarannya secara rutin menggelar patroli untuk menertibkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami juga mempelajari pola-pola waktu kejadian, dan lokasi mana yang paling sering terjadinya tindak kejahatan,” ucapnya.

Jajarannya juga tidak segan-segan memberikan tindakan tegas terukur untuk menimbulkan efek jera bagi para pelaku kejahatan. Selain kejahatan konvensional, kejahatan di sekitar perbankan maupun ATM dan pusat perbelanjaan juga dinilai Ulung meningkat. Jajarannya pun berhasil mengungkap pelaku penipuan di ATM dengan barang bukti berbagai macam jenis kartu ATM .

Pelaku dengan sengaja menempelkan nomor call center palsu di ATM serta mengganjal lubang kartu ATM untuk melancarkan aksinya. Dia mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya. Apalagi kriminalitas cenderung meningkat selama bulan Ramadan.

“Apabila ada hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan ke polsek terdekat,” ucap Ulung. ReporterDenihendrayana

print

You may also like...