Gempa Guncang Bogor, Karyawan dan Pengunjung Cafe Berhamburan

Suasana panik terlihat di cafe rooftop jl. Sukasari 1 No.12, saat karyawan dan pengunjung yang tengah makan merasakan guncangan gempa dengan kekuatan 5,4 skala richter, Rabu (26/4/2017).

Seluruh karyawan dan pengunjung berhamburan keluar, tak lama kemudian tim Badan penanggulangan bencana daerah (BPPD) Kota Bogor dan beberapa tim relawan dari Pramuka Kwartir Kota Bogor, tagana, senkom mitra polri dan unsur relawan masyarakat tiba di lokasi dan segera mengevakuasi karyawan dan pengunjung.

Peristiwa itu merupakan salahsatu skenario simulasi penanggulangan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Daerah Kota Bogor dalam acara Peringatan hari kesiapsiagaan bencana nasional.

Acara simulasi ini dilandasi lahirnya undang-undang no.24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana karena kurang fahamnya masyarakat tentang potensi ancaman bencana dan juga masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan bencana. Seperti yang dijelaskan Kepala BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan.AP kepada kabar online di lokasi simulasi penanggulangan bencana di Cafe Rooftop Jl. Sukasari1 no.12.

“Simulasi penanggulangan bencana ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, untuk Kota Bogor sendiri membuat skenario guncangan gempa hebat sehingga dampak dari guncangan gempa tersebut berdampak di beberapa lokasi. Simulasi digelar di 4 lokasi seperti cafe rooftop jl. Sukasari 1 No.12, mesjid Nurul Iman komplek Budi Agung, gedung markas PMI cabang yang berlokasi di perumahan Indraprasta kota bogor dan lokasi ke 4 di wilayah kelurahan pasir jaya dengan melibatkan beberapa staf dari kelurahan serta masyarakat sekitar,” kata Ganjar.

Diharapankan lanjutnya,  ke depan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, dan adanya pemahaman tentang upaya dalam penanganan bencana.

Reporter @ahmadjumaedi

print

You may also like...