Menu

Dark Mode
Ikuti NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia, Wakil Wali Kota Bogor Lepas 18 Atlet Anggar Pemkot Bogor Mulai Tata Kawasan Pintu Masuk Kota di Cimahpar Bahas Agenda Kerja dan Pilih Ketua, Kwaran Tansa Gelar Musran Awas Malware Rokarolla Menyamar Jadi TikTok, Bisa Kuras Rekening Elon Musk Tak Lagi Triliuner, Saham SpaceX Ambles 30% Taufik Hidayat Ditangkap, Warganet Ramai Desak Hukuman Berat

Kabar Lifestyle

18 Tahun Baru Muncul, Panjang Ekor Komet Ini 7,5 Kali Jarak Bumi-Matahari  

badge-check


					18 Tahun Baru Muncul, Panjang Ekor Komet Ini 7,5 Kali Jarak Bumi-Matahari    Perbesar

Komet adalah fenomena langit yang sangat menarik. Meski jarang muncul, tetapi jika sudah terlihat, komet akan terlihat menakjubkan.

Salah satu penampakan komet yang indah pernah direkam oleh pesawat ruang angkasa NASA pada tahun 2002. Sayang, saat itu ilmuwan NASA tidak memiliki data yang lengkap mengenai komet itu.

Kini, komet yang sama kembali ditemukan setelah 18 tahun terabaikan. Komet ini memiliki ekor yang panjangnya lebih dari satu miliar kilometer.

Catatan tersebut telah memecahkan rekor sebagai ekor komet paling panjang yang pernah dilihat dalam 18 tahun terakhir.

Jika diukur, panjang ekor komet tersebut sekitar 7,5 kali jarak antara Planet Bumi dan Matahari yang jauhnya hampir 1 miliar km.

Komet itu bernama 153P / Ikeya-Zhang. Ekor komet sebenarnya dua kali lipat panjang dari pemegang rekor sebelumnya bernama komet Hyakutake.

Untuk menemukan kembali komet Ikeya-Zhang, NASA harus melihat data 18 tahun yang lalu. Data itu direkam saat pesawat ruang angkasa Cassini berjalan melewati orbit Jupiter dan Saturnus. Saat itu, pesawat Cassini tiba-tiba mendeteksi lonjakan proton dalam jumlah besar.

Sebagai informasi, ketika sebuah komet yang mengorbit bersentuhan dengan Matahari, akan memunculkan ekornya.

Ekor komet terbagi dalam dua jenis. Ekor debu sejauh ini yang paling umum terjadi. Ekor debu terjadi ketika radiasi Matahari melelehkan komet hingga ke dalam. Akibatnya gas dan debu yang terperangkap keluar.

Jenis yang kedua adalah ekor ion ketika inti komet terionisasi karena radiasi Matahari. Ilmuwan NASA yakin ekor komet Ikeya-Zhang termasuk jenis ekor ion.

Proton yang dilepaskan dari gas hidrogen selama ionisasi ini tersapu oleh badai matahari ke arah pesawat ruang angkasa Cassini.

Sumber: India Times

Foto : NASA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Awas Malware Rokarolla Menyamar Jadi TikTok, Bisa Kuras Rekening

24 June 2026 - 12:33 WIB

Elon Musk Tak Lagi Triliuner, Saham SpaceX Ambles 30%

24 June 2026 - 12:26 WIB

Taufik Hidayat Ditangkap, Warganet Ramai Desak Hukuman Berat

24 June 2026 - 12:22 WIB

Saham Google Anjlok Tajam Gegara Bos AI Hengkang

24 June 2026 - 12:17 WIB

Duit Sudah Ribuan Triliun, Pendiri Google Menyesal Pensiun

24 June 2026 - 12:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle