Makin Dewasa, PDIP Siap Kawal Kebijakan Pro Rakyat

Dpc PDIP Kota Bogor merayakan Hut PDI Perjuangan ke 44, dengan menggelar berbagai kegiatan. Seperti syukuran,  pendidikan politik dan santunan anak yatim.

Demikian dikatakan Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang Danubrata kepada kabaronline. “Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke 44, PDI perjuangan kota Bogor mengadakan acara syukuran dan pendidikan politik bagi seluruh pengurus Ranting se kota Bogor dan memberikan santunan bagi anak yatim piatu,” kata Dadang.

IMG-20170130-WA0003Acara yang dihadiri Walikota Bogor Bima Arya, sekjen DPD PDI Perjuangan Jawa Barat DR. Abdi Yuhana, ketua partai sekota bogor, sesepuh partai, simpatisan dan tokoh masyarakat ini, bertema Partai PDI Perjuangan Rumah Kebangsaan bagi Indonesia Raya.

“Tema acara maksudnya, PDI Perjuangan harus menjadi rumah besar bagi siapapun yang ingin bergabung dan  berjuang bersama untuk kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia tanpa melihat latar belakang suku, agama atau ras apapun. Bagi PDI Perjuangan semua warga negara memiliki hak politik yg sama untuk bersama sama mewujudkan masyarakat yg adil dan makmur berdasarkan pancasila 1 juni 1945 dan uud 1945,” ujar Dadang Danubrata.

Dadang menambahkan, dalam usianya ke 44 ini PDI perjuangan sudah sangat dewasa dalam menghadapi segala macam serangan, baik secara langsung maupun tidak langsung diarahkan kepada PDI Perjuangan belakangan ini,” jelaanya.

Sejarah dan pengalaman dalam menghadapi fitnah lanjut Dadang, serangan fisik seperti peristiwa 27 Juli 1996 dan intrik politik yang tidak berdasar telah menjadikan PDI Perjuangan matang dan dewasa menyikapi  dalam menghadapi serangan yang diarahkan kepada PDI Perjuangan sekarang ini.

” Kami berusaha tenang menghadapi serangan fitnah maupun intrik yang dialamatkan kepada partai kami, namun ketum kami sudah mengingatkan dalam pidatonya di ultah partai ke 44 di jhcc yang lalu. Menurut Ketum,  anak-anak saya itu nakal, tapi kalau untuk membela kepentingan bangsa dan negara, mereka siap mengorbankan jiwa dan raganya,” katanya.

Intinya tambah Dadang, Pdip tidak pernah memulai, tapi kalau ada yang jual PDIP akan borong sekalian demi mempertahankan pancasila, dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia ini.

“PDI perjuangan kota Bogor juga akan senantiasa menjadi oposisi yang konstruktif bagi pemerintahan kota Bogor, kami akan mendukung kebijakan pemerintah kota Bogor yang pro rakyat, tapi kami juga akan menjadi orang nomer satu yang melakukan koreksi apabila ada kebijakan pemerintahan kota Bogor yang tidak pro rakyat. Kami akan selalu bersikap objektif dalam menyikapi semua kebijakan pemerintah kota Bogor dan siap bekerjasama untuk mewujudkan kota Bogor yang lebih baik lg kedepannya,” pungkasnya.

Sementara itu menurut TB. Rafli Mukti selaku ketua Panitia, acara syukuran dan pendidikan politik ini dihadiri oleh 600 peserta dari seluruh ranting sekota Bogor.

“Kegiatan ini hasil gotong royong dari semua anggota fraksi pdi perjuangan di DPRD kota Bogor, DPR RI dan kader partai lainnya,” kata TB. Rafli Mukti.

Pratama

print

You may also like...