Bangunan SDN Layungsari 2 Memprihatinkan

Kota Bogor saat ini tengah giat-giatnya membangun fasilitas publik, seperti pedestrian dan taman. Ironisnya dunia pendidikan justru kurang mendapat perhatian. Seperti halnya bangunan SDN Layungsari 2.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 1976 ini kondisinya sangat memprihatinkan. Seluruh bangunan belum pernah tersentuh bantuan perbaikan dari Pemkot Bogor sejak berdirinya sekolah tersebut.

Selain kumuh, banyak internit di tiap kelas yang sudah terlepas dan membahayakan siswa yang belajar di bawahnya.

Bahkan, beberapa atap bangunan mengalami kerusakan parah sehingga apabila hujan turun, air masuk.

Kepala Sekolah SDN Layungsari 2, Bambang Irwanto, mengaku kesulitan mengatasi masalah tersebut, karena pihak sekolah tak memiliki biaya untuk memperbaikinya.

“Dengan kondisi bangunan seperti ini,otomatis mengganggu aktivitas para siswa. Meski begitu, pihaknya akan coba mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Edi Suwardi, penjaga sekolah menambahkan, kondisi bangunan sekolah sudah lama rusak dan sudah seharusnya diperbaiki. Sebab, sebagian material bangunannya sudah mengelupas dan merosot.

“Saya asli orang sini dan saya juga dulu bersekolah disini. Jadi, tahu betul kondisi bangunan yang ada disini,” ungkap Edi.

Pratama

print

You may also like...