Pasokan Air 14 Ribu Pelanggan di Kota Bogor Terganggu

Akibat terkena excavator pembangunan Proyek Tol Bocimi di Kampung Tenggek, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pipa transmisi Tangkil AC 21PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor pecah dan tak bisa mengaliri 14.000 pelanggan air PDAM di zona satu wilayah Kota Bogor selama beberapa hari ke depan.

Pipa utama yang berada di kedalaman tanah sekitar 3 meter dengan panjang sekitar 600 meter tersebut pecah Kamis, 5 Januari 2017 pukul 12.00 WIB, saat excavator proyek pembangunan Tol Bocimi PT Waskita tengah menggali tanah. Alhasil air langsung keluar dari dalam pipa berukuran besar tersebut.

“Kerusakan di pipa utama di zona satu mengakibatkan sebanyak 14 ribu pelanggan terganggu di wilayah zona satu seperti,  Kelurahan Bojong Kerta dan sekitarnya,  Kelurahan Kertamaya dan sekitarnya, Kelurahan Harjasari dan sekitarnya, Kelurahan Sindang Rasa dan sekitarnya,  Kelurahan Muara Sari dan sekitarnya, Perumahan Royal Tajur dan sekitarnya, Perumahan Unitex dan sekitarnya, Perumahan Pakuan Hill dan sekitarnya, Perumahan Mutiara Bogor Raya dan sekitarnya, Perumahan Katulampa dan sekitarnya, Perumahan Rancamaya dan sekitarnya,  Jl. Wangun Atas dan sekitarnya, Jl. Biotrop dan sekitarnya, Kp. Cogreg Dekeng dan sekitarnya,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Deni Surya Senjaya.

Deni menambahkan, akibat kejadian tersebut, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor menyampaikan ”Permohonan Maaf” dan jika pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di nomor (0251) 8324111.

“Kita siapkan 3 unit mobil tanki dari Kota Bogor dan meminta bantuan dari Kabupaten 2 unit, untuk mengirim air ke wilayah yang terkena dampak. Kita juga akan mengalihkan beberapa aliran dari zona lain untuk menyuplai air di zona satu, dan itupun hanya lokasi wilayah yang bisa terjangkau dan berada di dataran bawah,” ucap Deni.

[pratama]

print

You may also like...