Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Bogor

Bogor Menuju Pusat Agropolis Asia Tenggara

badge-check


					Bogor Menuju Pusat Agropolis Asia Tenggara Perbesar

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Rektor IPB Prof. Heri Suhardiyanto melepas pawai Bogor Fruit Indonesia Carnival 2016 di Kampus IPB Baranangsiang Bogor, Minggu (11/12).
Revolusi orange yang diusung dalam pelaksanaan Bogor Fruit Indonesia Carnival 2016, menurut Bima, revolusi yang menggairahkan dan sangat menarik. “Ada dua dimensi yang bisa saya lihat dari penyelenggaraan kegiatan ini yakni dimensi kebijakan dan dimensi perayaan,” kata Bima.
Untuk dimensi kebijakan, dihadapan para peserta dan jajaran IPB, Bima sampaikan apresiasinya atas kejelian IPB dalam melihat potensi pengembangan pertanian yang ada di wilayah Bogor secara umum. “Belum lama saya bersama Bappeda Kota Bogor dan para ahli melahirkan konsep Bogor Raya sebagai Centre of Agropolis South East Asia atau Pusat Agropolis Asia Tenggara. Adanya IPB sebagai institusi pendidikan pertanian yang paling baik se-Indonesia dan berpengaruh di Asia Tenggara menjadi alasan logis paling kuat,” terang Bima.

Selain itu, lanjutnya, Bogor juga dipenuhi lembaga-lembaga kajian yang fokus pada pengembangan pertanian, ditambah faktor lanskap dan kontur potensi dari pertanian Bogor Raya. “Untuk produksi bisa di Kabupaten Bogor dan sekitarnya tapi untuk promosi, etalase, dan packaging bisa di pusat Kota Bogor. Selanjutnya faktor kedekatan wilayah dengan ibukota, apalagi nanti akan ada alternatif penghubung yang lebih cepat berupa LRT,” papar Bima.

Terkait usulan kebijakan konkrit dalam mempromosikan buah lokal, kedepannya, cetus Bima, pada setiap rapat akan disuguhkan buah-buah lokal. Hal ini juga bertujuan untuk mensejahterakan produksi lokal. “Untuk itu kami mohon rekomendasi dari IPB buah yang cocok sebagai konsumsi dalam rapat,” ujarnya.

Sementara dari dimensi perayaan, Bogor Fruit Indonesia Carnival 2016, imbuh Bima, menjadi satu dari tiga perayaan yang mampu menyedot warga dan wisatawan secara masif selain Cap Go Meh (CGM) dan Festival Jalanan Hari Jadi Bogor (HJB).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Kapolresta Bogor Kota dan segenap perwakilan kementerian.

sumberkotabogor.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor