Sumbang PAD Tertinggi, Insan Pariwisata Terima Penghargaan

Tahun 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mentargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 712 Milyar. Dari angka tersebut, 28% atau senilai Rp 143 Milyar disumbang oleh sektor pariwisata, mulai dari pajak hotel, restoran, dan rumah makan. Menyadari tingginya sumbangan PAD dari para insan pariwisata, Pemkot Bogor menyerahkan penghargaan kepada para pelaku pariwisata.

IMG_4362 copyDalam Malam Anugerah Pariwisata Kota Bogor tahun 2016, Pemkot Bogor menyerahkan  penghargaan untuk tiga kategori, yaitu untuk hotel, restoran dan  pelaku pariwisata dengan pemartabatan bahasa di ruang publik. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor Syahlan Rasyidi menerangkankan, pemberian anugerah ini didasarkan kepada  tiga kepatutan yaitu kepatuhan terkait regulasi pajak, kepatuhan lingkungan atau dampak lingkungan dan sertifikasi.

Untuk Anugerah Layang Pangajen Pariwisata kategori hotel, berhasil diraih Hotel Ashton Bogor sebagai juara pertama. Juara kedua disematkan kepada Hotel Santika dan Hotel Salak The Heritage meraih juara ketiga. Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menyerahkan penghargaan langsung di Istana Ball Room Horel Salak The Heritage, Rabu (30/11/2016) malam.

Sementara untuk Anugerah Layang Pangajen Pariwisata kategori restoran,diraih oleh Restoran Makaroni sebagai juara pertama. Juara kedua berhasil disematkan kepada Rumah Makan Bumi Aki dan Restoran Gili Gili berhasil menempati urutan ke tiga. Penghargaan kategori ini diberikan oleh Kadisbudparekraf Kota Bogor Syahlan Rasyidi.

Sedangkan penghargaan Kawistara Pajajaran atau Pemartabatan Bahasa Negara  di ruang publik se-Kota Bogor berhasil diraih oleh Hotel New Mirah di urutan teratas. Selanjutnya diikuti oleh Restoran Ayam Geprek Bogor dan Rumah Sakit Salak. Penghargaan secara resmi diserahkan Kepala Balai Bahasa Jawa Barat. M.Abdul Khak. Selain penghargaan diserahkan pula tropi dan sejumlah uang bagi para pemenang.

“Siapapun yang meraih penghargaan diharapkan menjadi motivasi agar lebih baik lagi. Saya yakin bahwa Rp 143 miliar dari sektor pariwisata merupakan kontribusi nyata dari pelaku pariwisata, semoga ini juga menjadi motivasi bagi pelaku pariwisata yang lain di Kota Bogor,” cetus Ade Sarip Hidayat.

Acara yang dimulai pukul 8 malam, diawali dengan penyuguhan seni tari dari Sanggar EDAS (Etnika Daya Sora) pimpinan Ade Suarsa. Usai menerima anugerah Janto Prawira selaku GM Hotel Santika menuturkan ini merupakan bentuk  apresiasi Pemerintah Kota Bogor. ”Luar biasa. Ini merupakan satu kebanggan bagi kami. Kami sendiri tidak berpikir akan meraih ini, kami cuma tahu mendapat undangan dari dinas pariwisata,” ungkap Janto.

[pratama]

print

You may also like...