Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Dunia

Pesawat Jatuh, Puluhan Pemain Brasil Tewas

badge-check


					suasana-di-atas-pesawat-sesaat-sebelum jatuh -foto twitter Perbesar

suasana-di-atas-pesawat-sesaat-sebelum jatuh -foto twitter

Presiden Brasil Michel Temer menetapkan tiga hari berkabung bagi korban jatuhnya pesawat yang menewaskan hampir seluruh anggota tim sepak bola Chapecoense.

Total terdapat 81 pemain sepak bola, wartawan dan kru ketika pesawat jatuh dalam kondisi cuaca buruk. Pesawat jatuh di kawasan pegunungan ketika terbang menuju kota Medellin, Kolombia.

Otoritas penerbangan sipil Kolombia mengatakan hanya enam orang selamat dalam penerbangan carter yang terbang dari Brasil melewati Bolovia dengan tujuan Medellin, Kolombia.

Setidaknya dua korban selamat adalah pemain sepak bola. Mereka adalah pemain belakang Alan Ruschel dan penjaga gawang cadangan Jackson Follman.

Pilot pesawat melaporkan terjadinya kegagalan listrik sebelum pesawat jatuh.

Tim Chapecoense sedianya bertanding dalam final Copa Sudamericana, kompetisi antarklub terbesar kedua di Amerika Selatan, melawan tim dari kota Medellin, Atletico Nacional.

Leg pertama final piala itu semula dijadwalkan akan dilangsungkan Rabu (30/11), tetapi kini dihentikan sementara waktu.

Panitia penyelenggara mengatakan Atletico Nacional telah meminta agar piala diberikan kepada Chapecoense.

Pertandingan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah bagi klub yang relatif kecil ini, yang masuk dalam divisi atas Brasil untuk pertama kalinya pada 2014.

Chapecoense mengeluarkan pernyataan, “Semoga Tuhan bersama atlet kita, ofisial, wartawan dan tamu yang bepergian bersama delegasi kami.”

Salah satu pendiri klub, Alvadir Pelisser, mengatakan kepada BBC Brasil bahwa tragedi ini telah “memupus mimpi semua orang”.

“Kami adalah satu keluarga. Saya terkejut,” tambahnya.

[sumber bbcindonesia]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia