Kertamaya Cup 2016 Jadi Agenda Tahunan

Kompetisi sepak bola Kertamaya Cup 2016 akhirnya selesai dilaksanakan hampir 2 bulan. Camat Bogor Selatan Sujatmiko menutup secara resmi kompetisi tersebut akhir pekan kemarin.

Dalam sambutannya Sujatmiko memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia Kertamaya Cup 2016 yang telah melaksanakan kompetisi sepakbola dengan baik. “Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh warga, panitia, pengurus, aparatur, LPM, manager, pemuda dan seluruh tokoh masyarakat yang ada di Kertamaya yang telah melaksanakan pembinaan dengan sebaik-baiknya. Intensitas pembinaan akan kita tingkatkan dan kita berharap ke depan kertamaya semakin dikenal dan menjadi sang juara,” kata Sujatmiko.

Sementara itu menurut Ketua Panitia Kompetisi Kertamaya Cup 2016 Jaya, panitia menghaturkan terima kasih kapada semua pihak yang telah mensupport acara tersebut, sehingga acara terlaksana sesuai dengan harapan. “Saya ucapkan terimakasih terutama pada panitia, tokoh pemuda, tokoh masyarkat, warga Kertamaya dan semua pihak termasuk kepada media Kabaronline yang telah mendukung penuh terselenggaranya turnamen kertamaya cup 2016 ini, Saya sangat bangga dengan kerja panitia mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikiranya dari awal pembukaan sampai dengan penutupan dan mereka tetap solid,” kata Jaya.

Lebih lanjut Jaya berharap, ke depan acara ini dapat kembali digelar dan dijadikan agenda tahunan kertamaya. “Semoga mendapat perhatian dari lembaga dan pengurus yang ada di Kelurahan Kertamaya, karena acara ini merupakan hajat warga Kertamaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya mewakili pemuda Kertamaya berharap agar lapangan sepak bola ini  jelas statusnya.

“Kami mohon mendapat perhatian dari Walikota Bogor, Camat Bogor Selatan dan Lurah Kertamaya. atas nama pemuda kami tidak akan menghalangi, menghambat bahkan kami setuju pembangunan gedung diklat Pemkot Bogor. Asal tidak mengenyampingkan kebutuhan pemuda dan masyarakat, terutama untuk sarana olahraga seperti lapangan sepak bola ini. Karena masadepan pemuda akan hancur sebagai penerus bangsa disebabkan tidak pernah olahraga karena tidak mempunyai sarana olahraga,” ujarnya.

[ahmad jumaedi]

print

You may also like...