Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

PPLHI: Pemkot Jangan Obral Izin

badge-check


					PPLHI: Pemkot Jangan Obral Izin Perbesar

Pembangunan bangunan gedung Bank Central Asia (BCA) di Jalan Otista (samping hotel amarossa) yang bersebrangan dengan Tugu Kujang dan lawang salapan, mendapat sorotan berbagai pihak. Salahsatunya dari  LSM Pemerhati Pembangunan dan Lingkungan Hidup Indonesia (PPLHI).

Menurut Ketua PPLHI Muhamad Nurman, pembangunan gedung BCA bisa mempengaruhi estetika kawasan Tugu Kujang sebagai pintu gerbang masuk Kota Bogor, jika pembangunannya tidak mengikuti aturan estetika kota pusaka yang digembar-gemborkan Walikota Bogor Bima Arya.

“Bangunan tersebut berada di pintu masuk Kota Bogor, bersebrangan dengan Tugu Kujang dan Lawang Salapan yang jadi landmark Kota Bogor. Seharusnya kawasan tersebut dijadikan sebagai simbol-simbol daerah. Jadi Pemkot harus benar-benar melakukan penataan secara konsisten jika memang ingin kotanya tertata,” kata Muhamad Nurman, kepada kabaronline.

Saat ini Kota Bogor telah menjadi kota destinasi wisata, lanjut Nurman, untuk itu Pemkot harus segera melakukan penataan dengan tidak mengurangi estetika kota.

“Setelah SSA, daerah tersebut jangan malah jadi semrawut, karena pembangunan BCA jelas akan menambah kemacetan mengingat area perbankan dimana orang akan keluar masuk untuk melakukan transaksi perbankan. Untuk itu PPLHI menolak pembangunan gedung tersebut,” tegasnya.

Nurman juga mengingatkan Pemkot Bogor agar tidak mengobral izin. Keberadaan infrastruktur harus diimbangi, Pemkot jangan parsial.

“Harus dibuat grand design yang jelas, terkait bisnis, pemukiman, dan lain sebagainya. Jadi jangan juga setiap ganti pimpinan, ganti kebijakan. Pemkot harus punya komitmen terkait kepentingan daerah ke depan. Kami hingga kinipun masih mempertanyakan mengapa Hotel Amaroossa bisa ada dis itu, dan BCA itu bersifat bisnis, jadi tak boleh disitu,” ujarnya.

[pratama]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor