Cegah Kartu BPJS Palsu, Warga Dihimbau tak Pakai Calo

POLA HIDUP sehat harus ditanamkan sejak dini dalam diri masyarakat Indonesia. Sayangnya, tak semua lapisan masyarakat paham dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Untuk itu, pemerintah berharap pola hidup sehat dapat membudaya di tengah masyarakat, karena kesehatan merupakan salah satu pilar yang menentukan kemajuan suatu bangsa, dan mempengaruhi produktivitas masyarakat.

Untuk mencegah beredarnya atau munculnya kartu BPJS palsu, BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor mewakili Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan menghimbau masyarakat atau khususnya kepada calon peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan, agar tidak menggunakan jasa calo dalam pendaftaran peserta.

“Untuk peserta mandiri bisa mendaftar langsung ke Kantor kami atau melalui website kami di www.bpjs-kesehatan.go.id. Dan untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang biaya ditanggung oleh Pemerintah, bisa melalui koordinasi satuan kerja atau organ perangkat daerah,” ungkap Kepala Unit Hukum Komunikasi dan Kepatuhan BPJS Kesehatan cabang utama Bogor Rudy Darmawan.

Rudy menambahkan, selain meberikan himbauan, pihaknyapun selalu menyosialisasikan tentang pentingnya pola hidup sehat serta mengikuti program pemerintah ini.

“Bila sudah mendaftar agar terlebih dahulu melakukan pengecekan validitas kartu BPJS Kesehatan miliknya. Keabsahan kartu atau Indentitas sah lainnya mempunyai fungsi sama dengan kartu JKN/Kartu BPJS dan kartu JKN-KIS, yaitu berupa E-id yang dicetak BPJS. Keabsahan kartu bukan berdasarkan bentuk fisiknya, akan tetapi nomor peserta yang tercantum pada identitas peserta yang telah terdaftar aktif pada Masterfile,” jelasnya.

[achmadjumaedi]

print

You may also like...