Menu

Dark Mode
Microsoft Dikabarkan PHK 22 Ribu Karyawan Awal 2026, Imbas AI Evakuasi Astronaut Gegara Sakit Misterius, NASA Jawab Nasib Misi ke Bulan Krisis RAM dan SSD Akibat AI Hantam PC dan Laptop, Harga Bakal Naik Terus Instagram Buka Suara Soal Teror Reset Password & Isu Kebocoran Data Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data

Kabar Bogor

Enggan Disebut Calon Titipan, Rino Siap Buktikan Kemampuan

badge-check


					Enggan Disebut Calon Titipan, Rino Siap Buktikan Kemampuan Perbesar

Seleksi calon Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor memasuki tahap fit and proper test di ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Selasa (1/11/2016). Pada tahapan ini, kesebelas calon harus bisa menyampaikan program kerjanya dan kesiapannya jika terpilih menjadi direksi.
Salah satu calon Direktur Umum (Dirum) Rino Indira Gusniawan yang sempat disebut-sebut calon titipan Walikota Bogor Bima Arya, mengaku kedekatannya dengan Walikota tak ada kaitannya dengan pencalonan sebagai Calon Dirum PDAM Tirta Pakuan. Rino mengaku maju dalam seleksi ini karena ingin mengambil tantangan mengurus air dan memajukan PDAM Tirta Pakuan. Selain itu dirinya memiliki kemampuan di bidang tersebut karena telah mengatungi sertifikat Perpamsi diklat tingkat muda dan madya.
rino“Saya maju karena ingin mencoba sesuatu yang baru, selain itu cocok dengan bidang saya yang selama ini saya kerjakan. Saya dari dulu berdagang, jadi saya merasa tertantang untuk memajukan PDAM Tirta Pakuan. Untuk test kali ini saya sudah mempersiapkan proposal mengenai strategi plan PDAM. Termasuk pembahasan mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) di PDAM serta pengelolaan dan persiapan sumber air tersendiri,” kata Rino.
Motivasi utama mengikuti seleksi ini lanjutnya, untuk mengetahui masalah pengelolaan PDAM dan sumber air. Sehingga bisa segera dicari solusinya.

“Mengenai kinerja SDM, saya juga tetap menjadikan seluruh SDM di PDAM sebagai partner bukan menjadi pegawai. Karena jika dianggap partner maka pekerjaannya bisa sejajar  dengan job desk yang ada sehingga mudah disinergikan. Sedangkan untuk keluhan pelanggan, saya akan pakai sistem complain handling dan itu masuk dalam ISO. Kadangkala suatu perusahaan tidak memperhatikan complain tersebut. Kalau saya justru akan menuntaskannya sampai ke akar-akarnya,” tandasnya.

Meski banyak pesaing dari internal PDAM, Rino menganggap kompetisi itupun dengan tujuan kebaikan dan spirit yang besar. Ia juga memiliki modal awal untuk mendaftarkan sebagai calon Dirum di PDAM Tirta Pakuan yaitu memiliki sertifikat Perpamsi diklat tingkat muda dan madya.
“Saya tidak anggap ini  sebagai kompetisi. Yang pasti orang yang mampu maka itu yang terpilih. Apalagi saya sendiri sudah memiliki dua diklat perpamsi yaitu managemen muda dan managemen madya. Meski awalnya ingin coba-coba punya relasi teman PDAM seluruh Indonesia dengan mengikuti diklat muda, kemudian saya tingkatkan dengan mengikuti diklat madya,” paparnya.
#pratama

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donasi Peduli Aceh Sumatra, Warga Kota Bogor Antusias

27 December 2025 - 22:04 WIB

Ratusan Pramuka Kota Bogor Bantu Jaga Kondusifitas Nataru

25 December 2025 - 11:00 WIB

Bantu Sumatra, Penggiat Sosial dan Filantropis Kota Bogor Diapresiasi

25 December 2025 - 10:28 WIB

Umat Pertanyakan SK Perubahan Susunan Kuria Keuskupan Bogor

24 December 2025 - 09:30 WIB

Jelang Nataru, Bahan pangan dan Sembako di Kota Bogor Aman

23 December 2025 - 10:35 WIB

Trending on Kabar Bogor