Nasib Gedung Dewan di Tangan Wasbangkim dan ULP

Menanggapi banyaknya permintaan dari anggota DPRD Kota Bogor agar lelang proyek gedung baru dewan digagalkan, lantaran waktu dan adanya tahapan yang tak terpenuhi, Walikota Bogor, Bima Arya mengaku belum bisa memberikan keputusan.
“Saya belum tahu soal gedung DPRD. Mungkin nanti saya minta laporan dulu dari Dinas Pengawasan Bangunan dan Permukiman (Wasbangkim) Kota Bogor serta Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kota Bogor, baru bisa ambil tindakan,” ujar Bima kepada wartawan.
Sementara itu Wakil Walikota Usmar Hariman mengatakan, gagal lelang dapat dilakukan ketika proses di ULP tidak memenuhi syarat. “Apabila ada syarat yang harus dipenuhi namun tidak terpenuhi dalam proses lelang, maka masuknya gagal lelang. Dan untuk dilelangkan dalam batas waktu tertentu bukan untuk digagalkan secara total ditahun 2016,” ujar Usmar.
Usmar melanjutkan, dilihat dari fungsi gedung DPRD itupun memang sangat dibutuhkan sesuai dengan rancangan selama ini.  “Saya sendiri belum tahu kalau ada pengumuman pemenangnya Rabu (hari ini). Yang saya ketahui hanya informasi peminat di atas 200 dan yang terverifikasi ada sekitar 17 perusahaan. Dan sekarang mengkerucut kepada siapa, saya juga belum tahu,” ungkapnya.

#pratama

 

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *