Teror terhadap pencari berita atau jurnalis tampaknya masih terjadi di Bogor. Senin (8/8/2016) wartawan yang tengah magang di media online wartapakwan bernama Sandika Fadilah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sejumlah orang yang mengaku Satpam proyek.
Menurut Pimpinan redaksi warta pakwan, Tjahyadi Ermawan saat itu dirinya mendapat laporan warga terkait adanya peristiwa longsor. Wartawan Magang pun akhirnya ditugaskan untuk meliput peristiwa tersebut.
“Bermula dari laporan warga terkait kasus bencana alam ‘longsor’ di kampung kandang, desa semplak barat, rt 1 rw 5, kecamatan kemang kabupaten bogor. Usai mengambil gambar tiba-tiba wartawan saya dihampiri sejumlah orang yang meminta agar film dalam kamera di hapus dengan cara memaksa,” kata Tjahyadi.

Tjahyadi mengutuk keras kejadian tersebut, dan meminta semua pihak menghormati uu pokok pers. #pratama













