Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Headline

Miris, Kab Bogor Peringkat ke-2 Pengguna Narkoba

badge-check


					Miris, Kab Bogor Peringkat ke-2 Pengguna Narkoba Perbesar

Sejumlah strategi untuk menghalau bahaya narkoba terhadap generasi muda terus dilakukan Pemkab Bogor, namun peredarannya semakin menyebar dan sulit dihentikan. Saat ini Kabupaten Bogor menjadi peringkat ke dua tertinggi se Jawa Barat setelah Kota Bandung dalam ranking peredaran dan pengguna narkotika. Momok menakutkan itu makin mendekat saat terus diperangi. Lalu bagaimana nasib anak cucu kita dari rayuan narkoba?

Hal itu diungkapkan Bupati Bogor, Hj Nurhayanti dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bogor di Masjid Az-Zikra-Sentul, Minggu (26/6/2016 ).

Terungkap juga fakta peredaran narkoba justeru semakin menjadi-jadi ketika pemerintah melakukan pemberantasan secara maksimal.

Nurhayanti mengungkapkan, untuk membantu generasi muda tumbuh sehat dan aman dari penyalahgunaan narkotika, yakni dengan langkah awal mendengar suara hati anak. Anak-anak dan generasi muda adalah tumpuan harapan bangsa yang harus dijaga agar tidak terjerumus narkoba,” ujar Nurhayanti.

Dari 5,2 juta jiwa penduduk Kabupaten Bogor, 2,1 juta diantaranya adalah kalangan anak dan remaja. Untuk itu memerangi narkoba dan memproteksi anak cucu kita, harus ada gerakan di seluruh wilayah dan pelosok Kabupaten Bogor. Sebab titik rawannya hampir di seluruh kecamatan, kata Bupati.

“Kabupaten Bogor memang dianugerahi sejumlah tempat wisata yang digandrungi wisatawan, namun sisi negatifnya ancaman peredaran narkoba dari para wisatawan juga terus mengancam warga. Kabupaten Bogor juga menjadi daerah tujuan imigran yang tak bisa dihindari. Pemerintah daerah menolak karena mereka juga dilindungi undang-undang. Ini memang PR kami,” tandasnya. #


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor