SETELAH TELUR BUSUK, DISPERINDAG TEMUKAN TAHU DAN MIE BERFORMALIN

Belum tuntas warga Kota Bogor digegerkan dengan ditemukannya ribuan telur busuk alias tak layak konsumsi yang siap dipasok ke pedagang siomay, bakso dan sebagainya. Kini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Kota Bogor kembali menemukan makanan/ jajanan untuk berbuka puasa yang mengandung zat berbahaya.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Bogor Mangahit Sinaga, timnya menemukan tahu dan mie kuning alias mie gelosor yang diduga mengandung zat berbahaya sejenis formalin. Timnya pun langsung mengamankan barangbukti tahu dan mie untuk diteliti lebih lanjut kandungan zat berbahaya yang terkandung di dalamnya.

“Kami menemukan tahu dan mie gelosor yang diduga mengandung formalin. Saat ini barang bukti tengah diteliti lebih dalam oleh Dinas Kesehatan,” kata Mangahit kepada kabaronline.

Ketika ditanya apakah pedagang tahu dan mie tersebut akan dikenakan sanksi, menurut Mangahit pihaknya untuk sementara hanya menyita barang dagangannya dan diminta untuk tidak menjual kembali barang tersebut.

“Mereka tidak mengetahui jika dagangannya mengandung zat berbahaya. Untuk itu kami juga akan menelusuri asal  muasal tahu dan mie tersebut,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mangahit juga menghimbau masyarakat agar lebih hati-hati saat membeli makanan/jajanan untuk berbuka puasa. #pratama

print

You may also like...