Pengunjung Istana Bogor untuk Rakyat Menurun

Tingkat kunjungan wisatawan pada kegiatan Istana Open atau Istana untuk Rakyat menurun drastis. Pembatasan area kunjungan serta semakin ketatnya peraturan diduga menjadi penyebab Istana Open mulai ditinggalkan pengunjung.istura # denny hendrayana

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Shahlan Rasyidi, Selasa (24/5/2016) mengatakan Istura selalu dinantikan masyarakat karena mereka ingin tahu istana dari dekat. Namun, sejak tahun 2015 lalu pengunjung dilarang masuk ke dalam istana karena Presiden Joko Widodo beserta keluarga tinggal di Istana Bogor.

“Makin terbatasnya area kunjungan memang membuat tingkat kunjungan menurun drastis. Anjloknya tingkat kunjungan itu sangat terasa tahun lalu,” kata Shahlan.

Tahun 2014 lalu jumlah pengunjung Istura mencapai 35.000 orang. Namun, di tahun 2015 jumlah pengunjungnya hanya 13.595 orang. Tahun ini, pihaknya berharap jumlah pengunjung mencapai 15.000 orang. Apalagi, pengunjung digratiskan masuk ke sejumlah museum yang ada di sekitar Istana Bogor.

Istura akan digelar selama 5 hari mulai 24, 25, 26, 30 dan 31 Mei 2016 ini. Menurut Shahlan,  pembatasan area kunjungan Istana Bogor sendiri harus dipahami dengan pertimbangan keamanan.

Meski demikian, Pemkot Bogor masih berusaha menjembatani dan berkoordinasi dengan pihak istana agar area kunjungan Istura bisa kembali seperti semula, yakni masuk ke dalam istana.

Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Protokol Istana Kepresidenan Bogor, Endang Sumitra mengatakan masyarakat tetap harus bersyukur karena meski menjadi tempat tinggal presiden, masyarakat tetap boleh mengunjungi istana. Banyaknya ketentuan, lanjut Endang, selain karena demi keamanan juga karena banyaknya kegiatan kenegaraan yang juga dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor. #denny

print

You may also like...