Menu

Dark Mode
Dedie Rachim Jamu 150 Pasukan Kuning di Balai Kota Bogor Dihasut AI, Remaja Coba Bunuh Ratu Elizabeth II Raksasa AI Amerika Tuding Perusahaan China Lakukan Kecurangan Besar Bill Gates Pernah Bilang Investasi OpenAI Cuma Bakar Miliaran Dolar Bos Telegram Diselidiki Rusia, Dituduh Bantu Kegiatan Terorisme RI-AS Sepakat Transfer Data, Pakar Sorot Lembaga PDP Belum Terbentuk

Kabar Bogor

Wali Kota Bogor Apresiasi Inovasi Pere Masal di Program Sekolah Djuara

badge-check


					Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor yang juga mantan Sekretaris Kecamatan Bogor Tengah Asep Faizal Rahman menggulirkan program pemberdayaan Remaja dalam Mengatasi Masalah Sosial (Pere Masal) di wilayah Kecamatan Bogor Tengah melalui program sekolah Djuara. Foto: Saefulloh Perbesar

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor yang juga mantan Sekretaris Kecamatan Bogor Tengah Asep Faizal Rahman menggulirkan program pemberdayaan Remaja dalam Mengatasi Masalah Sosial (Pere Masal) di wilayah Kecamatan Bogor Tengah melalui program sekolah Djuara. Foto: Saefulloh

Pemberdayaan Remaja dalam Mengatasi Masalah Sosial (Pere Masal) di wilayah Kecamatan Bogor Tengah melalui program sekolah Djuara, mendapat apresiasi positif dari Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. Hal tersebut disampaikan Dedie kepada wartawan, Sabtu (26/7/2025).

Menurut Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, program ini diharapkan bisa memberikan peningkatan kualitas dan produktivitas para remaja di wilayah Kecamatan Bogor Tengah dan Kota Bogor umumnya.

“Semoga bisa memberikan kemanfaatan terkait peningkatan kualitas dan produktivitas para remaja di Kota Bogor umum nya. Semoga berjalan sukses,” kata Dedie A. Rachim.

Sementara itu, Kabid SD pada Disdik Kota Bogor, Asep Faizal Rahman mengatakan, aksi perubahan Pere Masal adalah pemberdayaan remaja dalam mengatasi masalah sosial dalam bentuk inovasi, yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi masalah anak putus sekolah, anak jalanan dan dampak yang diakibatkan oleh kondisi tersebut.

“Dengan mengedepankan peranan anak anak muda dan kolaborasi semua pihak, semoga ini dapat menjadi langkah yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya di Kecamatan Bogor Tengah dalam mengatasi masalah sosial,” kata Asep, mantan Sekcam Bogor Tengah ini.

Asep menambahkan, visi Kota Bogor tahun 2025 ini adalah ‘Bogor Beres, Bogor Maju’ yang dijabarkan dalam tiga Misi Utama yaitu Bogor Cerdas, Bogor Sehat Sejahtera dan Bogor Lancar.

“Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Bogor kurang lebih ada 10 ribu anak, terdiri dari 6.000 anak putus sekolah dan 4000 lainnya anak yang tidak pernah menduduki bangku sekolah, data itu dari Kemendiknasmen. Maka itu diadakan jadwal pembelajaran paket A, B dan C PKBM Bakti Nusa di Sekolah Djuara Boteng yang dimulai pada akhir Juni 2025. Pembelajaran dilaksanakan satu kali dalam seminggu, yaitu pada hari Sabtu dan/atau hari Minggu jika aula kecamatan. Untuk Standar Operasional Prosedur (SOP) akan dirumuskan oleh tim dari PIK R dan PKBM Bakti Nusa,” terang Asep.

Sosialisasi dan rekrutmen peserta Sekolah Djuara lanjut Asep, segera dilaksanakan oleh PIK R di setiap kelurahan. Inti keberhasilan dari program ini adalah terletak pada komitmen dan konsistensi seluruh stakeholder dalam menjalankan perannya masing masing. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pulang Kampung Tanpa Biaya, Pemkab Bogor Buka Layanan Mudik Gratis

25 February 2026 - 13:33 WIB

Empat BUMD Dievaluasi, Bupati Bogor Siapkan Tim Pansel Calon Direksi

25 February 2026 - 12:46 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diproyeksikan Jadi Pusat Perniagaan Bogor Timur dan Tengah

22 February 2026 - 15:15 WIB

BiiFest 2026 Digelar 10 Hari, Hadirkan MTQ hingga Dakwah Digital di Medsos

20 February 2026 - 20:29 WIB

Urai Kemacetan, Dishub Kota Bogor Lakukan Penindakan Hukum

19 February 2026 - 14:51 WIB

Trending on Kabar Bogor